Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Alarm Bunuh Diri Mahasiswa Menguat, Psikolog UIN Maliki Malang Dorong Kampus Wajibkan Screening Mental Maba

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Dede Nana

19 - Jan - 2026, 16:48

Placeholder
Salah satu mahasiswi PTN di Kota Malang yang melakukan aksi percobaan bunuh diri pada Senin (19/1/2026) dini hari (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Maraknya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa di Kota Malang kembali memantik keprihatinan publik. Fenomena ini dinilai sebagai sinyal serius yang tidak boleh diabaikan, terlebih Malang selama ini dikenal luas sebagai kota pendidikan dengan ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah.

Psikolog Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Fuji Astutik MPsi mendorong seluruh perguruan tinggi di Malang mulai menerapkan screening kesehatan mental. Terutama bagi calon mahasiswa baru dalam setiap tahapan seleksi masuk.

Baca Juga : Pria Paruh Baya Asal Pujon Ditemukan Tewas di Gubuk Kebun Apel

Menurut Fuji, aksi bunuh diri umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, perilaku tersebut dipicu oleh gejala depresi yang telah lama terpendam, baik di kalangan mahasiswa maupun masyarakat secara umum.

“Berdasarkan penelitian kami, faktor depresi itu banyak. Tak hanya tekanan saat ini, pemicu bunuh diri terbanyak itu juga karena trauma masa kecil yang tak terselesaikan. Sehingga saat ketriger tekanan, orang ini mudah melakukan percobaan bunuh diri,” ungkapnya, Senin (19/1/2026).

Ia menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian serius semua pihak. Meski hampir seluruh kampus di Malang telah memiliki layanan konseling mahasiswa, fakta di lapangan justru menunjukkan bahwa kasus percobaan bunuh diri di kalangan mahasiswa masih mendominasi wilayah Kota Malang.

Fuji menegaskan bahwa tekanan akademik bukan satu-satunya penyebab. Banyak mahasiswa yang membawa beban psikologis sejak lama, mulai dari pola asuh orang tua, pengalaman bullying, hingga trauma masa lalu yang tidak pernah tertangani dengan baik.

Untuk itu, ia mendorong perguruan tinggi tidak hanya fokus pada seleksi akademik semata. Tetapi juga mulai menyentuh aspek kesehatan mental calon mahasiswa sejak awal.

“Selama ini seleksi perguruan tinggi hanya soal akademik, jarang yang menyentuh screening kesehatan mentalnya. Pemerintah harus mengevaluasi ini. Jadi seleksi juga perlu melihat kondisi psikologis,” tuturnya.

Dengan adanya identifikasi kondisi psikologis sejak awal, penanganan dan pendampingan mahasiswa dinilai akan jauh lebih efektif. “Kalau calon mahasiswa sudah terindentifikasi kondisi psikologisnya, itu akan lebih mudah maintenance atau penanganannya,” kata dia.

Baca Juga : UB Dorong Revolusi Perilaku Lewat Smart Green Campus, Bukan Sekadar Urusan Sampah

Berdasarkan penelitian yang ia lakukan selama tiga tahun terakhir, Fuji memotret kondisi mental generasi muda usia mahasiswa cenderung berada pada fase rawan. Gejala depresi, rasa kesepian, serta lemahnya kemampuan bersosialisasi menjadi masalah dominan di kalangan Gen Z.

“Hasil penelitian saya terhadap Gen Z, ada 3 topik utama berkaitan ide bunuh diri. Saya melihat kategorinya sedang menuju tinggi. Depresi, merasa kesepian dan problem sosial. Ini yang saya teliti 3 tahun terakhir,” ungkapnya.

Sebagai psikolog, Fuji menegaskan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Ia mengimbau mahasiswa untuk membangun ketahanan mental dan tidak ragu mencari bantuan ketika menghadapi tekanan akademik maupun persoalan pribadi.

“Kalau punya traumatik masa lalu, itu bukan tak bisa diselesaikan. Kalau punya masalah yang belum terselesaikan, jangan dibiarkan. Segera cari profesional untuk membantu menyelesaikan,” tandasnya.

 


Topik

Peristiwa uin maliki malang bunuh diri psikolog uin maliki malang bunuh diri kalangan mahasiswa screening kesehatan mental



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Dede Nana

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa