Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Jalur Wisata Bromo Bisa Dilalui Bergantian Pasca-Tertutup Longsor

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

09 - Jan - 2026, 19:34

Placeholder
Kondisi akses jalan menuju wisata Gunung Bromo pasca-tertimbun longsor yang terpantau mulai bisa dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup pada Jumat (9/1/2026). (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Personel gabungan masih dikerahkan dalam penanggulangan bencana longsor pada jalur menuju wisata Gunung Bromo yang terjadi Kamis (8/1/2026) malam. Jumat (9/1/2026) menjelang petang, akses jalan terpantau telah bisa dilalui kendaraan dengan diberlakukan alternating traffic atau sistem buka tutup.

Update penanganan pasca bencana longsor di jalur menuju wisata Gunung Bromo tersebut turut dikonfirmasi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Purwoto saat meninjau penanganan longsor di kawasan Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (9/1/2026).

Baca Juga : Sepanjang 2025, Kunjungan Wisatawan Kota Malang Lampaui Target

"Kondisi arus lalu lintas sudah bisa di lewati kendaraan R2 maupun R4 (sepeda motor dan mobil, red) dengan sistem buka tutup," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan, tebing setinggi puluhan meter di kawasan Jalan Gubukklakah mengalami longsor pada Kamis (8/1/2026) malam. Material tebing di area dekat Kedai Lodji yang mengalami longsor tersebut kemudian menutup akses jalan menuju wisata Gunung Bromo.

Longsor yang dilaporkan terjadi pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB itu mengakibatkan penanganan baru bisa dilangsungkan keesokan harinya pada Jumat (9/1/2026). Sebelumnya, pada Kamis (8/1/2026), hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dilaporkan mulai terjadi sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB hingga malam pukul 21.00 WIB.

Hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Poncokusumo khususnya di Gubukklakah dan Desa Ngadas itulah yang pada akhirnya mengakibatkan longsor. Dilaporkan, ketebalan longsor yang menutup jalan Kabupaten Malang menuju Wisata Gunung Bromo tersebut kurang lebih antara 1-1,5 meter dengan panjang 10 meter.

Lebih lanjut, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menyebut, tidak ada laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk dampak kerugian materiil hingga saat ini masih dalam pendataan.

"Hari ini (Jumat, 9/1/2026) telah dilaksanakan penanganan longsor secara manual maupun menggunakan alat berat dari Bina Marga. Hingga tadi siang penanganan longsor telah mencapai 75 persen," ujarnya.

Baca Juga : AS Tinggalkan PBB, Ini Daftar Negara yang Masih Bertahan di Organisasi Dunia

Penanggulangan longsor turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Mulai dari unsur BPBD dan PMI Kabupaten Malang, dinas terkait termasuk Bina Marga, muspika termasuk personel polsek dan Koramil Poncokusumo, Polhut, TNBTS, Paguyuban Jeep Bromo Tengger Semeru, hingga pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Penanggulangan pasca-bencana turut menggunakan peralatan penunjang seperti sekop hingga cangkul. Selain itu, alat berat berupa ekskavator juga turut diterjunkan ke lokasi guna mengoptimalkan penanganan longsor.

"Dua (kendaraan, red) tangki air juga di kerahkan ke lokasi untuk penyemprotan jalan. Dukungan logistik berupa air mineral, makanan siap saji dan tambahan gizi, serta terpal juga telah di distribusikan," pungkas Sadono.


Topik

Peristiwa Lomgsor jalur Bromo Bromo longsor tutupi jalan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy