Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Pria Paruh Baya Asal Pujon Ditemukan Tewas di Gubuk Kebun Apel

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Dede Nana

19 - Jan - 2026, 16:34

Placeholder
Pria paruh baya ditemukan meninggal dunia dalam gubuk peristirahatan di sebuah kebun apel setempat.(Foto: Dokumen Polres Batu)

Perhatian : berita dalam artikel ini memiliki konten bunuh diri, harap tidak membaca lebih lanjut sumber berita terkait apabila anda dalam kondisi depresi/memiliki kecenderungan bunuh diri.

JATIMTIMES - Kabar duka menyelimuti warga di wilayah Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, pada Senin (19/1/2026). Seorang pria berinisial AW (42), yang sehari-hari berprofesi sebagai petani, ditemukan meninggal dunia di sebuah kawasan perkebunan apel di Desa Wiyurejo, Pujon.

Baca Juga : Unggah MBG Burger Isi Sayur, Netizen Ini Malah Dapat Teguran dari Komdigi

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, saksi yang hendak beraktivitas di sekitar perkebunan menemukan kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, dengan tubuh menggantung di dalam sebuah gubuk yang biasa digunakan untuk beristirahat saat bekerja.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Pujon bersama unit Identifikasi Polres Batu segera meluncur ke lokasi untuk melakukan prosedur pengamanan dan evakuasi. Kasi Humas Polres Batu, Iptu Huda Rochman, mengonfirmasi bahwa petugas telah melakukan langkah-langkah sesuai prosedur di tempat kejadian.

"Benar, petugas dari Polsek Pujon dan Unit Identifikasi Polres Batu telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban setelah menerima laporan dari perangkat desa setempat," ujar Huda saat dikonfirmasi, Senin (19/1).

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik atau penganiayaan pada tubuh korban. Langkah medis dan identifikasi dilakukan secara tertutup guna menjaga privasi serta kehormatan almarhum dan keluarganya.

Huda menjelaskan bahwa pihak kepolisian mengedepankan sisi kemanusiaan dalam menangani kasus ini.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait proses pemulasaraan jenazah," jelasnya.

Dikatakannya, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi publik mengenai urgensi kesehatan jiwa. Polres Batu mengimbau masyarakat untuk melihat fenomena ini dengan rasa empati, terlebih mengingat beban berat yang mungkin dirasakan keluarga.

"Kami menginbau masyarakat bisa saling menjaga dan meningkatkan kepekaan sosial terhadap tetangga maupun kerabat di lingkungan masing-masing," tuturnya.

Baca Juga : Terjadi 126 Gempa Bumi Dalam Sepekan pada Awal Tahun 2026

Huda berujar, pemahaman dan kepedulian mengenai kesehatan mental memang perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak memberikan stigma negatif. Dengan memahami bahwa setiap individu membutuhkan dukungan moral saat menghadapi tekanan hidup, diharapkan upaya pencegahan dini dapat dilakukan secara kolektif di tingkat desa.

Hingga saat ini, suasana di lokasi kejadian telah kondusif. Pihak kepolisian tetap mengimbau warga untuk tidak menyebarluaskan foto-foto dokumentasi yang dapat melukai perasaan keluarga maupun memicu dampak psikologis negatif bagi masyarakat luas.

"Saat ini, Polres Batu masih mendalami dan melakukan proses penyelidikan lebih lanjut," imbuh Huda.

Konselor Pusat Pelayanan Keluarga (PUSPAGA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lovita Siregar memastikan layanan konseling telah tersedia. Ia menyampaikan, Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Jika anda atau orang di sekitar mengalami tanda-tanda depresi, rasa putus asa, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional.

"Di Pemkot Batu layanan bisa diakses melalui PUSPAGA Bhakti Pertiwi Kota Batu pada nomor 081252465226, atau konsultasi di Balai Kota Among Tani gedub B lantai 3," jelas Lovita.

Layanan kesehatan jiwa juga dapat dihubungi di Puskesmas terdekat, atau mengakses layanan konseling melalui komunitas Into the Light Indonesia dan hotline Halo Kemenkes 1500-567. Ingat, bantuan selalu tersedia bagi yang membutuhkan.


Topik

Peristiwa kota batu gubuk kebun apel polres batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Dede Nana