JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus menggencarkan gerakan kolektif melawan persoalan sampah. Salah satunya melalui pembiasaan kerja bakti yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga warga umum.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden serta Menteri Lingkungan Hidup dan Menteri Dalam Negeri. Dalam hal ini untuk memperkuat kesadaran publik dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga : Bupati Malang Sanusi Dorong Perubahan Perilaku Warga Kelola Sampah
“Di Kota Malang sesuai dengan tindak lanjut perintah Bapak Presiden dan Bapak Menteri Lingkungan Hidup dan Pak Mendagri sudah tiap hari Rabu dan Jumat kami selalu mengadakan kerja bakti bersama Kemudian tiap hari tiap anak sekolah sebelum masuk sekolah sudah harus kerja bakti dulu sebelum masuk sekolah,” ujar Wahyu.
Tak hanya menyasar masyarakat umum, kebijakan ini juga menyentuh dunia pendidikan. Setiap siswa diwajibkan melakukan kerja bakti sebelum memulai kegiatan belajar mengajar sebagai bentuk pembiasaan sejak dini.
Menurut Wahyu, upaya ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Ia menilai, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat.
“Jadi kami menindaklanjutinya dan beberapa hal terkait dengan kesadaran sampah di sini ini adalah merupakan satu keinginan dari Bapak Presiden untuk kita sama-sama memerangi sampah,” kata Wahyu.
Ia juga menyoroti dampak nyata dari rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. Salah satunya adalah potensi banjir yang kerap terjadi akibat kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Baca Juga : Bupati Sanusi Dampingi Menteri LH Hanif Faisol Lakukan Korve di CFD Ijen Kota Malang
“Salah satu penyebab banjir yang ada di Kota Malang masyarakat Kota Malang membuang sampah tidak pada tempatnya. Itulah maka kita yang selalu hanya kerja bakti,” jelasnya.
Momentum kunjungan Menteri Lingkungan Hidup ke Kota Malang pun dimanfaatkan sebagai pengingat bagi seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Untuk inilah dengan kedatangan Bapak Menteri ini untuk menyadarkan kita semua bahwa buanglah sampah di tempatnya,” pungkasnya.
