Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

Makan Berlebihan Saat Lebaran Bisa Picu Asam Lambung, Ini Imbauan Dinkes

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Dede Nana

22 - Mar - 2026, 15:54

Placeholder
ilustrasi.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Momen Lebaran kerap jadi “ujian” bagi tubuh setelah sebulan penuh menjalani pola makan teratur saat Ramadan. Di tengah beragam hidangan khas seperti opor, rendang, hingga kue manis, kebiasaan makan berlebihan justru berpotensi memicu gangguan kesehatan, terutama pada lambung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, mengingatkan bahwa kondisi tubuh sebenarnya sudah beradaptasi dengan pola makan yang lebih tertib selama puasa. Karena itu, perubahan drastis saat Lebaran perlu diwaspadai.

Baca Juga : THR Anak Cepat Habis? Ini Cara Mengatur Angpau Lebaran Anak Menurut Psikolog dan Perencana Keuangan

Menurutnya, banyak orang tergoda untuk “balas dendam” dengan mengonsumsi berbagai makanan dalam jumlah besar sekaligus. Padahal, hal tersebut dapat mengganggu sistem pencernaan.

“Boleh saja menikmati makanan yang disajikan saat Lebaran, tapi jangan berlebihan. Tetap harus memperhatikan jumlah dan juga jeda waktu antar makan,” ujarnya, Minggu (22/3/2026).

Husnul menjelaskan, lambung memiliki kapasitas terbatas dengan komposisi ideal, yakni untuk makanan padat, cair, dan ruang udara yang membantu proses pencernaan. Jika diisi secara berlebihan tanpa memperhatikan komposisi tersebut, maka keseimbangan dalam lambung akan terganggu.

Dampaknya pun tidak sepele. Mulai dari peningkatan asam lambung yang ditandai sensasi panas di tenggorokan, rasa kecut hingga pahit di mulut, hingga gangguan lebih serius seperti iritasi lambung.

“Kalau dibiarkan, bisa memicu gangguan lanjutan seperti diare bahkan pendarahan,” tegasnya.

Tak hanya itu, pola makan berlebihan juga berdampak pada metabolisme tubuh secara keseluruhan. Kadar gula darah bisa meningkat, tekanan darah naik, hingga memicu masalah kesehatan lainnya.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Karena itu, Husnul menekankan pentingnya menjaga prinsip makan sesuai kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Termasuk membatasi konsumsi makanan pedas, berlemak, dan bersantan yang identik dengan hidangan Lebaran.

“Tubuh kita perlu waktu untuk mencerna dan menyerap nutrisi. Beri jeda sebelum menambah asupan lagi agar semua proses dalam tubuh berjalan optimal,” pungkasnya.

Dengan menjaga pola makan tetap seimbang, euforia Lebaran pun bisa dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan.


Topik

Kesehatan dinkes kota malang pola makan lebaran peyakit perut



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan