JATIMTIMES - Seorang nelayan dilaporkan hilang saat mencari ikan di kawasan Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (1/2/2026). Hingga berita ini ditulis, personel gabungan masih dikerahkan untuk mencari korban.
Data kepolisian mengungkapkan, l korban bernama Lian Anton. Nelayan berusia 27 tahun tersebut merupakan warga Dusun Krajan, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Baca Juga : Kejar Target 250 Pohon Tabebuya, DLH Kota Malang Mulai Hijaukan Kembali Suhat
"Korban diduga terseret arus air pantai yang kencang hingga tenggelam pada Minggu (1/2/2026) dini hari," ujar Kasatpolairud Polres Malang AKP Yoyok Supandi dalam keterangan tertulisnya saat dikonfirmasi di sela-sela pencarian.
Kronologi hilangnya korban bermula pada Minggu (1/2/2026) dini hari. Saat itu, sekitar pukul 03.00 WIB, korban diketahui sedang menyelam atau yang oleh nelayan setempat disebut dengan istilah sileman. "Korban mencari ikan di sekitar aliran palung Pantai Wisata Balekambang," imbuh Yoyok.
Awalnya, korban saat itu diketahui sedang sendirian ketika menyelam di perairan yang berada di kawasan selatan Masjid Kalimatullah Balekambang tersebut. Namun, beberapa saat kemudian, sejumlah nelayan diketahui juga ikut menyelam mencari ikan pada kawasan perairan yang sama.
"Saat kejadian, di sekitar lokasi ada beberapa orang warga yang juga melakukan hal yang sama. Namun, beberapa masyarakat yang menyelam mencari ikan tersebut berada pada jarak yang berjauhan (dengan korban, red)," imbuhnya.
Hingga akhirnya, beberapa saat setelah mencebur ke perairan, korban terdengar berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian berupaya menyelamatkan korban. Namun sayangnya, korban pada saat itu tidak berhasil diselamatkan oleh masyarakat yang ketika itu juga sedang menyelam mencari ikan.
Baca Juga : Batoro Katong dan Babad Alas Pacitan: Jejak Islamisasi di Selatan Jawa
"Arus air terlalu kencang, sehingga korban diduga terseret kemudian tenggelam," imbuhnya.
Peristiwa tersebut pada akhirnya dilaporkan ke sejumlah pihak terkait termasuk kepolisian Polres Malang. Personel gabungan kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Personel gabungan yang dilibatkan dalam pencarian tersebut di antaranya terdiri dari unsur TNI AL, Polsek Bantur, Satpolairud Polres Malang, hingga tim SAR Malang Selatan. "Hingga saat ini masih dilakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian," pungkas Yoyok.
