JATIMTIMES - Piala Disporapar Kota Malang yang diselenggarakan oleh Jatim Times terus berlanjut. Kali ini lomba tersebut bertempat di Ramayana Lantai 1 Mall Dinoyo City Kota Malang, Minggu (10/3/2024). Lomba dipadati para peserta lomba dan orang tua yang begitu antusias dalam mengikuti festival tersebut.
Para peserta lomba dari berbagai kategori sangat bersemangat menunjukan kebolehan mereka dalam lomba Tari Tunggal (Tradisional), Lomba dance tunggal, lomba tari group(tradisional), dan lomba Fashion Show Colour Full dari berbagai kategori mulai dari usia TK, SMP, hingga SMA.
Baca Juga : Komisi I DPRD Banyuwangi Agendakan Raker dengan KPU dan Bawaslu
Para peserta dari berbagai kategori lomba sangat bersemangat hingga membuat dua dewan juri cukup kebingungan dalam menentukan siapa yang akan menjadi juara. Semangat itu pula terlihat pada peserta lomba tari group (tradisional) yang berasal dari Pondok Modern Al Rifa'ie 01 khusus puteri Gondanglegi, Kabupaten Malang yang dengan penuh semangat dan kompak membawakan tari Asmara Kirana Putri.
Rona Aisah Nur Irine Afrena Zahwa, Cindy Qirana, Azarine Nazwa Farizah, Aininnisa Hafiyyah, dan Putri Moza Adinda Rohman berhasil memukau kedua dewan juri dan berhasil meraih juara 1 dalam lomba tari kelompok tersebut.
Rona salah satu dari ke 5 penari menjelaskan bahwa dirinya tak menyangka group tari mereka akan mendapat juara 1 dalam perlombaan ini karena mereka hanya berlatih selama 2 hari sebelum tampil.
"Tidak menyangka ya karena persiapan kami yang dadakan dan kami berpikir bahwa kami tidak akan mendapat juara karena persiapan yang amat singkat. Intinya kami tampil dulu urusan juara belakangan," imbuhnya.
Dirinya kemudian menjelaskan mengapa mereka memilih mengikuti tari kelompok dan membawakan tari Asmara Kirana Putri. Menurutnya mereka memang sudah lama membentuk sebuah akademi yaitu OAC (Offering Art Creation) Academy yang merupakan salah satu akademi maha karya Pondok Modern AL-RIFA'IE 01 khusus puteri Gondanglegi Kota Malang. Pemilihan tari Asmara Kirana Putri karena tertarik dengan cerita dalam tarian tersebut.
"Tarian ini merupakan tarian yang menceritakan seorang Putri Kirana yang sedang kasmaran namun terhalang oleh ketidak restuan ibunda Putri Kirana yang tragisnya berujung pada pertengkaran fatal," jelasnya saat di wawancarai.
Baca Juga : Doa-doa Penting di Bulan Ramadhan untuk Menadahkan Harapan dan Memohon Ampunan
Pelatih kelompok tari Winda puspita Ardhana mengungkapkan kebahagiaannya karena anak-anak yang dilatih bisa meraih juara 1. Padahal kelompok tari ini tidak mempersiapkan diri mereka secara matang namun mampu memukau kedua dewan juri dan menjadi juara.
"Dengan mendapat juara 1 ini kami merasa lebih bersemangat lagi untuk terus berkarya dan pastinya kami akan terus membawa nama baik pondok pesantren kami dan juga akademi OAC," ungkapnya.
Di akhir wawancara, Winda berharap agar kegiatan yang diselenggarakan oleh JatimTimes ini bisa terus diadakan agar berbagai karya yang dimiliki oleh setiap anak bisa di aplikasikan melalui event seperti yang diadakan serta bisa menggandeng banyak pihak khususnya pesantren.
Untuk diketahui, selain mengadakan Tallent Show, Jatim Times juga mengadakan festival anak saleh yang bekerjasama dengan Kemenag Kota Malang yang diselenggarakan di waktu dan tempat yang sama dan mendapat antusias dari peserta lomba dan orang tua dalam memeriahkan acara tersebut.
