Safari Ramadan 1447 H: Wujud Kepedulian dan Perlindungan Nyata bagi Pekerja Nganjuk
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
A Yahya
26 - Feb - 2026, 12:42
JATIMTIMES - Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama BPJS Ketenagakerjaan melaksanakan penyerahan simbolis manfaat Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat perlindungan sosial ketenagakerjaan di Kabupaten Nganjuk.
Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A, secara langsung menyerahkan santunan kepada para ahli waris. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya jaminan sosial sebagai instrumen perlindungan keluarga pekerja.
Baca Juga : Pondok Ramadan MTsN 2 Kota Malang Diikuti 805 Siswa, Kenalkan Tradisi Pesantren Salafiyah dan Modern
“Program Jaminan Kematian ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan keluarga pekerja tetap mendapatkan perlindungan ketika risiko terjadi. Kami ingin seluruh pekerja di Nganjuk, baik formal maupun informal, terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Bupati Nganjuk.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kediri, Suriyadi, yang hadir mewakili Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nganjuk, menyampaikan bahwa manfaat JKM memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga yang ditinggalkan.
“Manfaat Jaminan Kematian diberikan kepada ahli waris peserta aktif sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap penyerahan simbolis ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” jelasnya.
Baca Juga : Hujan Lebat Ancam Sejumlah Wilayah Jatim Hari Ini, Berikut Daerah yang Terdampak
Penyerahan simbolis kepada ahli waris ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga refleksi nilai solidaritas sosial yang selaras dengan semangat Ramadan. Sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memperluas cakupan kepesertaan serta memperkuat sistem perlindungan sosial bagi seluruh pekerja di Kabupaten Nganjuk.
