Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Wabup Lathifah Komitmen Tingkatkan Produktivitas Kentang Kabupaten Malang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Apr - 2026, 14:08

Placeholder
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib saat menerima audiensi dari PT. Waste Cycle Indonesia di Ruang Sri Rajasa Pemkab Malang, Senin (20/4/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib berkomitmen meningkatkan produktivitas kentang Kabupaten Malang dengan melakukan berbagai cara, salah satunya bekerja sama dengan PT. Waste Cycle Indonesia. 

Lathifah pun berkesempatan menerima audiensi dari perwakilan PT. Waste Cycle Indonesia untuk membahas pengembangan serta peningkatan produktivitas tanaman kentang di Kabupaten Malang melalui penggunaan pupuk organik hayati. 

Baca Juga : Pesan Wabup Situbondo Ulfiyah kepada Kartini Masa Kini

Dalam pertemuan itu, Lathifah didampingi jajaran kepala perangkat daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nurcahyo; Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Firmando Hasiholan Matondang; Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Farid Habibah; Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Fendi Sujatmiko; serta perwakilam dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP). 

Lathifah menjelaskan, kentang merupakan salah satu komoditas unggulan petani di kawasan Pegunungan Bromo, khususnya di Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Varietas kentang di wilayah tersebut termasuk unggulan yakni varietas Kentang (G2) Granola Kembang. Di mana varietas tersebut merupakan hasil pengembangan dari DTPHP Kabupaten Malang bersama Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). 

Penggunaan varietas Kentang (G2) Granola Kembang juga membuat produktivitas meningkat. Jika sebelumnya menghasilkan enam sampai delapan ton per hektare, dengan menggunakan Kentang (G2) Granola Kembang produktivitas meningkat menjadi 15 sampai 20 ton per hektare. 

Selain komoditas kentang, terdapat komoditas lainnya yang juga dikembangkan di kawasan Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Di antaranya komoditas kopi, kakao, tebu hingga padi. 

Sementara itu, Lathifah menyebut PT. Waste Cycle Indonesia telah memaparkan program pengembangan demplot pada lahan kentang di wilayah Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Hal ini selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang memiliki target peningkatan produktivitas kentang Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Momentum Hari Kartini 2026, Gubernur Khofifah Ajak Turunkan Angka Kematian Ibu

"Diharapkan melalui pemanfaatan pupuk organik hayati ini, produktivitas kentang dapat semakin meningkat sehingga mampu mendukung kesejahteraan petani," ujar Lathifah. 

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada jajaran perangkat daerah Pemkab Malang dalam hal ini Disparbud dan DPKPCK untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur yang perlu ditingkatkan dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis pertanian di Kabupaten Malang. 

"Usulan tersebut diharapkan dapat diinput melalui aplikasi SiTIA PUPR bekerja sama dengan PU Bina Marga, sebagai bagian dari perencanaan pembangunan daerah," pungkas Lathifah. 


Topik

Pemerintahan Wabup Malang Lathifah Shohib Kentang Kabupaten Malang Produktivitas Kentang Kabupaten Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Sri Kurnia Mahiruni