Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pastikan Masyarakat Miliki Akses  Pekerjaan Layak dan Berkelanjutan, Mas Dhito Turunkan TPT Hingga Sentuh Angka 4,71 Persen 

Penulis : Eko Arif Setiono - Editor : Nurlayla Ratri

01 - Apr - 2026, 21:19

Placeholder
Bupati Kediri Mas Dhito saat menyampaikan TPT.

JATIMTIMES - Upaya Pemerintah Kabupaten Kediri dalam menekan tingkat pengangguran terbuka (TPT) menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kediri tahun 2025, TPT Kabupaten Kediri tercatat sebesar 4,71 persen, menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pada 2021 TPT Kabupaten Kediri sebesar 5,15 persen dan sempat mengalami lonjakan pada 2022 menyentuh angka 6,83 persen. Pun demikian, TPT berangsur membaik pada tahun-tahun berikutnya. 

Baca Juga : Pemulihan Bangunan Barat Gedung Negara Grahadi Dimulai, Gubernur Pastikan Jaga Kelestarian Cagar Budaya

"Pada 2022 sempat mengalami lonjakan eksponensial karena ada Covid 19, (sedangkan) dari tahun 2024 ke 2025 jumlah pengangguran berkurang sekitar 11.000 jiwa," terang Bupati yang akrab disapa Mas Dhito pada Rabu, (1/4/2026). 

Penurunan ini menjadi indikator penting bahwa berbagai program intervensi di sektor ketenagakerjaan yang dilakukan mulai memberikan dampak. Baik dari sisi peningkatan kompetensi tenaga kerja, hingga optimalisasi sistem informasi pasar kerja melalui aplikasi E-Kerjo.

Capaian tersebut, lanjut Mas Dhito, tidak lepas dari berbagai kebijakan strategis yang dilakukan termasuk memberikan fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi pencari kerja. Di sisi lain, upaya hilirisasi dilakukan melalui perluasan kesempatan kerja seperti program padat karya dan penyelenggaraan job fair.

Dari sisi anggaran, Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan lebih dari Rp14,44 miliar untuk mendukung program-program penurunan TPT, yang mencakup pelatihan, penempatan tenaga kerja, hingga fasilitasi dunia usaha. 

Tidak hanya itu, berbagai strategi keberlanjutan juga terus disiapkan, seperti pemberian insentif bagi dunia usaha, kemudahan perizinan, hingga penyusunan roadmap tenaga kerja makro untuk periode 2026–2030.

"Harapannya setelah saya purna nanti bisa dibawah rata-rata Povinsi, karena provinsi ada di bawah 3,88, sedangkan saat ini kita berada di bawah rata-rata nasional," jelas Mas Dhito.

Baca Juga : LKPJ Bupati Ngawi 2025: Catat Pendapatan Rp2,42 Triliun, PAD Melonjak 34 Persen

Pemerintah daerah menekankan bahwa penurunan TPT bukan hanya soal angka, melainkan juga tentang memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad menambahkan, sinergi dengan berbagai OPD menjadi kunci keberhasilan program. Melalui hal ini, intervensi terhadap TPT dinilai lebih tepat sasaran. 

Di samping itu, waktu penyelenggaraan job fair juga menjadi pertimbangan. Menurutnya, waktu terbaik untuk jobfair ini tak berselang lama dengan masa kelulusan sekolah. 

"Kami selenggarakan jobfair sekitar bulan Mei. Hal ini sangat berpengaruh terhadap kesempatan kerja," pungkasnya.(adv)


Topik

Pemerintahan Kediri Hanindhito Himawan Pramana Mas Dhito angka tpt kabupaten kediri



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Banyuwangi Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Eko Arif Setiono

Editor

Nurlayla Ratri

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan