Camat  Perempuan di Banyuwangi Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih dan Sehat | Banyuwangi Times
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Camat Perempuan di Banyuwangi Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Bersih dan Sehat

Jul 29, 2022 13:22
Camat Glagah Nanik Machrufi bersama kepala PKM  dan kades Paspan menyerahkan abate kepada santri Ponpes Mansyaul Huda Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)
Camat Glagah Nanik Machrufi bersama kepala PKM dan kades Paspan menyerahkan abate kepada santri Ponpes Mansyaul Huda Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)

JATIMTIMES - Budaya hidup sehat terus digelorakan Camat Glagah Nanik Machrufi. Salah satunya, camat perempuan di Banyuwangi ini mengundang para kepala desa (kades) dan lurah se Kecamatan Glagah untuk senam bersama yang dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar Pondok Pesantren (Ponpes) Mansyaul Huda Desa Paspan, Kecamata Glagah,  pada Jumat (29/07/2022)

Tujuan mengundang para kades dan lurah se-Kecamatan Glagah ini adalah untuk bersama-sama mengajak warga agar membudayakan hidup bersih dan sehat di lingkungan  masing-masing.

Baca Juga : Menjelang KTT G20, Korem 083 Baladika Jaya Gelar Apel Pasukan di Banyuwangi

Acara pagi tersebut  diawali senam di Kantor  Desa Paspan. Terus kerja bakti di sekitar ponpes yang diasuh KH  Marfu’  Ali  bersama para santri.

"Kerja bakti di lingkungan pondok  dan menyukseskan gerakan pemberantasan sarang nyamuk dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran wabah demam berdarah dengue (DBD) yang sampai saat ini di Glagah tercacat 45 kasus,” ungkap Nanik.

Camat berkacamata itu menuturkan, program kegiatan olahraga bersama yang dilanjutkan dengan kerja bakti membersihkan lingkungan akan dilaksanakan secara kontinyu setiap  Jumat. Lokasinya berpindah dari satu desa ke desa yang lain.

Menurut Nanik, untuk menangani kebersihan dan kesehatan lingkungan, kemampuan pemerintah sangat terbatas. Jadi, dia mengimbau para kamituwa atau kepala dusun (kasun) dan ketua RT di masing-masing  desa serta kelurahan  mendukung dan berpartisipasi aktif. Caranya, menggerakkan warganya untuk kerja bakti dan menumbuhkan  budaya hidup bersih dan sehat.

Pada saat melakuan kerja bakti di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Mansyaul Huda, Nanik didampingi kepala PKM, fokter dan beberapa staf puskesmas, kades Paspan. Bahkan, Nanik melihat langsung kondisi kamar mandi siswa-siswi di ponpes tersebut.

Baca Juga : Dapat Pinjaman Rp 2,38 Triliun, World Bank Tak Akan Lagi Kucurkan Pinjaman Baru Bagi Sri Lanka

Dalam kesempatan tersebut, Nanik dan kepala Puskesmas Paspan memberikan bantuan bubuk abate untuk ditaruh di  kamar mandi. Obat tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk yang ada di kamar mandi sabtri Ponpes  Mansyaul Huda.

Sambil bercanda, Nanik mengingatkan kepada para santri untuk mengurangi gantungan pakaian di kamar karena berpotensi menjadi sarang nyamuk. “Dalam upaya mencegah dan menanggulangi penyebaran kasus  DBD di wilayah Glagah yang cukup tinggi, maka perlu mengaktifkan kembali 3M yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Mulai menguras, menutup dan mengubur. Gerakan 3M merupakan cara ampuh untuk menekan angka penyebaran penyakit demam berdarah,“ imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Camat Glagah Banyuwangi olahraga bersama

Berita Lainnya