Serius, Anggota Dewan Banyuwangi Basir Qadim Usul Raperda Lindungi Janda | Banyuwangi Times
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Serius, Anggota Dewan Banyuwangi Basir Qadim Usul Raperda Lindungi Janda

Jul 25, 2022 17:16
H Basir Qodim, Ketua Fraksi PPP DPRD sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Banyuwangi (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)
H Basir Qodim, Ketua Fraksi PPP DPRD sekaligus Ketua DPC PPP Kabupaten Banyuwangi (Foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)

JATIMTIMES – Sebagai bentuk konsistensi perjuangan, Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, M. Basir Qodim mengaku tetap  akan memperjuangkan rencana usulan rancangan peraturan daerah (Raperda) Perlindungan dan Pemberdayaan Janda.

Meskipun sempat menuai polemik, Anggota dewan yang juga Ketua DPC PPP Banyuwangi ini, bersikukuh akan tetap mengajukan Raperda Janda tersebut lewat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banyuwangi.

Baca Juga : Perbuatan  dan Sanksi terhadap Pebasket Nasional Yerikho Tidak Seimbang

Bahkan, Basir Qodim kini memiliki unek-unek baru yang nantinya bisa diaplikasikan dalam rencana usulan Raperda Pemberdayaan Janda yang digaungkan olehnya.

Menurut dia tidak seluruhnya janda atau ibu kepala rumah tangga akan diberdayakan, namun akan dibagi dalam beberapa kategori atau kluster. Bahkan tidak menutup kemungkinan untuk mewujudkan satu perkampungan janda yang bisa menjadi destinasi wisata di kota Ujung Timur Pulau Jawa ini.

"Tidak semua, jadi di klaster itu nanti, oh setiap tahun janda di Banyuwangi berapa ribu, yang masih produktif dan tidak punya skil, sekian. Oh umurnya sekian, di klaster nanti," jelas Basir Qodim, saat memberikan keterangan usai acara internal PPP di Hotel Aston Banyuwangi, pada Minggu (24/7/2022) kemarin.

Sebelumnya, rencana usulan Raperda Janda itu digagas Basir Qodim berangkat dari keprihatinan atas tingginya angka perceraian di Banyuwangi. Berdasarkan data, dalam satu bulan rata-rata terdapat 500-600 kasus perceraian yang ditangani Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi.

Wacana usulan Raperda Janda ini kemudian menuai polemik di masyarakat. Bahkan sikap pro dan kontra muncul di kalangan anggota dewan. Sebab salah satu poin dalam usulan Raperda Janda tersebut, ada aturan tentang seorang pria untuk berpoligami.

Baca Juga : Viral Kalimat "Created by the Poor Stolen by the Rich" untuk Sindir Baim Wong, Ternyata Berasal dari Fans Klub Ini

Meski demikian, Basir Qodim mengaku akan berusaha semaksimal mungkin agar usulan Raperda Janda yang digagas olehnya, bisa disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

"Jangan sampai (janda) terjerumus dalam hal-hal yang kurang baik. Akan saya perjuangkan rencana usulan Raperda itu, yang penting saya berjuang," tegas Basir Qodim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
m basir qosim perlindungan janda

Berita Lainnya