Projo Banyuwangi Berharap Persoalan Kapal Sri Tanjung Segera Tuntas | Banyuwangi Times
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Projo Banyuwangi Berharap Persoalan Kapal Sri Tanjung Segera Tuntas

Jun 15, 2022 22:18
Rudi Hartono Latief, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Projo Kabupaten Banyuwangi (kiri) bersama Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan (Istimewa)
Rudi Hartono Latief, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Projo Kabupaten Banyuwangi (kiri) bersama Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan (Istimewa)

JATIMTIMES - Terkait perkembangan penanganan kasus PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PT PBS) Banyuwangi, memdapat perhatian juga dari anggota Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo).

“Pada dasarnya tidak ada yang perlu ditanggapi, karena ekskutif sudah menjelaskan progresnya seperti itu. Tinggal menunggu implementasinya oleh pemkab dan kontrol ideal dari pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi,” ucap Rudi Hartono Latief, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) melalui WhatsApp (WA) pada Rabu (15/06/2022)

Baca Juga : Polsekta Banyuwangi Harapkan Dukungan Masyarakat Antisipasi Masuknya Sapi dari Wilayah

“Kami Berharap persoalan kapal ini bisa segera tuntas, agar tidak menjadi ladang abadi para pemburu rente yg pragmatis maupun politis. Beliau para petinggi lembaga Eksekutif, Legislatif, dan Aparat Penegak Hukum (APH) harus memiliki komitmen tinggi guna menuntaskannya dengan segera,” jelas Rudi.

Tokoh asal Genteng itu menuturkan agar publik clear dan tidak menjadi korban diombang-ambingkan kepentingan pihak-pihak yang mempermainkan isu. Ada baiknya pihak ekskutif release resmi di media. Juga diikuti pandangan legislatif dan legal opinion dari APH.

“Juga lebih baik lagi jika juga diselenggarakan penyampaiannya dalam sidang paripurna terbuka, yang juga direlay melalui saluran media sosial. Jangan malah mbulet dan menjadi isu yang usum-usuman (musiman-red) yang muncul tenggelam pada siklus kepentingan tertentu,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuwangi mendorong penuntasan kasus PT Pelayaran Banyuwangi Sejati (PT PBS) yang mengelola dua kapal Sri Tanjung milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menjadi bagian dari program Banyuwangi Rebound ide brilian Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

“Kami dorong untuk segera diselesaikan karena posisi hukumnya sudah jelas bukan samar-samar lagi dan ini termasuk bagian dari program Banyuwangi Rebound untuk membangkitkan ekonomi Banyuwangi,” jelas KH Abdul Malik Syafa’at, Ketua DPC PKB Kabupaten Banyuwangi kepada sejumlah wartawan di KPU Banyuwangi.

Baca Juga : Banjir Rob Kian Parah Melanda Pesisir Utara Gresik, Walhi: Dampak Reklamasi

Tokoh yang akrab disapa Gus Malik itu menuturkan beberapa kenyataan terkait kapal Sri Tanjung jelas-jelas kapal milik Pemkab dan pernah berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) sehingga bagus apabila kasusnya segera dituntaskan  atau dihidupkan kembali.

Tokoh asal Blokagung itu menambahkan penanganan kasus PT PBS Banyuwangi seharusnya tidak berlarut-larut dan bisa secepatnya dituntaskan.

”Karena cantolan hukumnya jelas, aparat penegak hukum (APH) komplit, motivasinya bagus dan saya tidak ada masalah kalau segera diclearkan. Bagaimanapun sejarah mencatat PAD masuk dari dua kapal Sri Tanjung, apalagi masih ada kaitan dengan faktor kemanusiaan menyangkut hak-hak karyawan yang belum dituntaskan. Jangan digantung dan mempermainkan nasib orang banyak,” pungkas Gus Malik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
kapal sritanjung polemik pt pbs

Berita Lainnya