Puluhan Mahasiswa Se-Indonesia Magang Tinggal di Desa Banyuwangi Kembangkan Smart Kampung | Banyuwangi Times
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Puluhan Mahasiswa Se-Indonesia Magang Tinggal di Desa Banyuwangi Kembangkan Smart Kampung

Apr 13, 2022 13:25
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melaksanakan pelepasan di Kantor Pemkab Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melaksanakan pelepasan di Kantor Pemkab Banyuwangi. (Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

JATIMTIMES - Sebanyak 64 mahasiswa program Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) diterjunkan langsung dalam pengembangan program “Smart Kampung” di desa-desa Banyuwangi. Mereka bakal tinggal selama sekitar tiga bulan di Banyuwangi atas dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

"Selamat datang di Banyuwangi untuk mahasiswa yang telah terseleksi, bukan hal yang mudah tentunya dan semoga menjadi kebanggaan bagi mahasiswa semuanya," sambut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat melaksanakan pelepasan di Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa,12/4/2022. 

Kemendikbudristek memilih “Smart Kampung” Banyuwangi sebagai salah satu tuan rumah kategori tinggi program MSIB sejajar dengan program di beberapa korporasi besar seperti Shopee, Gojek, Tokopedia, dan Telkomsel.

“Smart Kampung” sendiri merupakan program desa yang memberikan pelayanan secara online untuk mempercepat pelayanan publik di tingkat desa. 

Ipuk menjelaskan, Smart Kampung perlu adanya pengembangan. Smart Kampung di desa yang dipilih sebagai tempat MSIB masih memerlukan pengembangan termasuk di sektor-sektor lain selain pelayanan publik. 

"Kami mengharapkan mahasiswa melaksanakan magang di sini bukan hanya untuk meraih nilai namun juga menggunakan hati, tenaga dan pikiran. Saya pesan agar kalian bisa memberikan bantuan terhadap staf dan perangkat desa sehingga smart kampung dapat berkembang," jelasnya. 

"Jangan malu untuk bertanya. Kami juga berharap ada transfer of knowledge kepada pemuda yang ada di desa  sebagai salah satu upaya pengabdian," tambahnya.

Sementara Kepala Bappeda Banyuwangi Suyanto Waspo Tondo Wicaksono mengatakan, Magang dan Studi Independen Bersertifikat (SMIB) Smart Kampung Banyuwangi memiliki 5 program magang di antaranya, analis ekonomi dan penanggulangan kemiskinan, analis pendidikan dan kesehatan masyarakat, analis informasi sektor publik, branding Smart Kampung, serta Hardware, Software dan Network Engineering. 

Yayan, panggilan akrab Suyanto, menambahkan, MSIB diikuti oleh lebih dari 6.500 mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 64 pendaftar yang dinyatakan lolos. 

"Di antara 64 mahasiswa akan kami tempatkan di 6 desa yang tersebar di beberapa titik. Mahasiswa telah mendapatkan pemantapan sejak awal Februari, dan kami harapkan dapat menguatkan potensi smart kampung secara langsung mulai hari ini," kata Yayan. 
 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Smart Kampung program smart kampung

Berita Lainnya