Korban Gempa Rumah Rusak Berat di Jatim Dapat Ganti Rugi Rp 50 Juta | Banyuwangi Times

Korban Gempa Rumah Rusak Berat di Jatim Dapat Ganti Rugi Rp 50 Juta

Apr 17, 2021 18:31
Warga yang dapat bantuan.
Warga yang dapat bantuan.

SURABAYATIMES - Bencana alam gempa bumi berkekuatan 6.7 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Sabtu (10/4/2021) sekira pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini membuat sebagian rumah warga rusak. Bahkan banyak yang rusak parah.

Seperti yang terlihat di Dusun Sumber Manggis RT 01, RW 01, Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Sebagian rumah warga di sana mengalami keretakan hingga tak sedikit yang roboh akibat bencana gempa itu.

Guna membantu masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri secara bersama-sama dan gotong-royong membersihkan puing-puing bekas reruntuhan material rumah.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta yang didampingi pejabat jajaran utama (PJU) Polda Jatim, Sabtu (17/4) sore, meninjau serta memberikan bantuan sosial kepada warga korban bencana alam.

Saat tiba di lokasi, Forkopimda Jatim secara berganti memberikan bantuan kepada perwakilan masyarakat terdampak bencana alam. Bantuan sosial yang diberikan di antaranya, mi instan, peralatan mandi, selimut, obat-obatan, kebutuhan wanita, sembako dan peralatan sekolah.

 Selain memberikan bantuan sosial kepada korban bencana, Kodam V Brawijaya dan Polda Jawa Timur juga menyiagakan tim trauma healing untuk mengembalikan trauma bagi warga maupun anak-anak sekitar.

Usai memberikan bantuan kepada korban bencana gempa bumi, dilanjutkan dengan peninjauan pembangunan rumah sederhana yang ditandai peletakan batu pertama  oleh gubernur Jatim, pangdam V Brawijaya dan kapolda Jatim secara bersamaan.

Bagi yang rumahnya roboh, warga diungsikan ke tenda darurat milik BPBD Provinsi Jatim. Sedangkan rumah warga yang masih bisa ditempati, mereka masih tetap tinggal di rumah masing-masing.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, proses untuk bisa menyampaikan data harus tervalidasi dan diumumkan melalui kantor kelurahan. "Sedangkan rumah warga yang mengalami rusak ringan dan sedang akan dilakukan swakelola. Yang rusak berat mendapatkan 50 juta rupiah," jelas gubernur Jatim, Sabtu (17/4/2021) sore.

Ditambahkan Khofifah, agar mereka tidak berada di tempat pengungsian, nantinya TNI dan Polri bersama-sama dan gotong royong dengan masyarakat melakukan percepatan-percepatan pembangunan rumah sederhana.

Sementara, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto menjelaskan,  anggota TNI dan Polri siap disiagakan di lokasi bencana untuk bisa bersama-sama membantu masyarakat. "Di sini yang diterjunkan ada ribuan anggota TNI dan di bantu dari Polri," imbuh pangdam.

Topik
Dampak gempa Malang bantuan korban gempa Forkopimda Jatim

Berita Lainnya