Wushu Banyuwangi Terus Bersemi dalam Masa Pandemi | Banyuwangi Times

Wushu Banyuwangi Terus Bersemi dalam Masa Pandemi

Mar 07, 2021 21:32
Para atlet wushu Banyuwangi saat mengikuti kejuaraan di Jatim sebelum pandemi (Foto: ketua Pengcab WI Banyuwangi untuk Jatim Times)
Para atlet wushu Banyuwangi saat mengikuti kejuaraan di Jatim sebelum pandemi (Foto: ketua Pengcab WI Banyuwangi untuk Jatim Times)

BANYUWANGITIMES - Cabang olahraga (cabor) wushu dalam masa pandemi covid 18  tetap konsisten dalam melakukan pembinaan terhadap atlet, khususnya di kelompok usia dini dan remaja.

Menurut Suhadak MPd., Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Wushu Indonesia (WI) Banyuwangi, dalam masa pandemi sekarang, pihaknya fokus  untuk mengaktifkan  kembali ekstrakulikoler (ekskul) di Sasana Wushu  SMPN 1 Wongsorejo Banyuwangi meskipun  kegiatan masih belum maksimal. 

Baca Juga : Muscab PKB Tulungagung, Adib Makarim Terpilih Kembali Jadi Ketua

 

“Karena kondisi yang tidak  memungkinkan tetapi ekstrakurikuler yang ada di SMP Wongsorejo sudah kami jalankan. Namun masih beberapa anak saja dan kebetulan. Untuk wilayah kota juga belum bisa maksimal namun beberapa anak kadang ada yang menghendaki latihan tambahan untuk mencari keringat,” jelasnya. 

Kemudian untuk di wilayah Banyuwangi selatan,  dalam satu minggu sekali pengurus bersama tim pelatih melakukan  kunjungan dengan harapan wushu meskipun dalam kondisi pandemi seperti saat tidak vakum meskipun hanya sekali berlath dalam satu minggu

Selanjutnya minggu lalu Pengkab WI Banyuwangi  mengikuti kegiatan musyawarah provinsi (musprov) Jatim untuk memilih ketua umum yang baru. Dan program kerja ketua umum yang baru harapannya nanti bisa melakukan kegiatan-kegiatan di akhir tahun ini. 

Sementara dalam masa pandemi covid 19 sampai saat ini,Pengprov WI Jatim masih belum ada kejuaraan. Pengurus WI Jatim masih fokus  melakukan persiapan mengikuti  Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang akan digelar Kalimantan

Baca Juga : Gus Malik Target PKB Kembali Pimpin Parlemen Banyuwangi

 

Sedangkan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov ) Jatim tahun 2022, Pengkab WI Banyuwangi belum bisa menjanjikan karena rata-rata atlet yang dibina adalah pelajar SMP. Kemudian latihan di sekolah-sekolah tersebut masih belum bisa jalan maksimal.

”Para atllet pun saat kami panggil latihan kadang-kadang tidak bisa karena orang tuanya keberatan. Dan kami juga menyesuaikan jadwal yang ada di wilayah kota dengan yang ada di wilayah selatan. Dan dalam  masa pandemi kebetulan orang tuanya juga belum bisa memberikan izin untuk diikutkan  latihan,” pungkas Suhadak.

Topik
Wushu di Banyuwangi Berita Banyuwangi

Berita Lainnya