Basuki Rahmad, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi/ JatimTIMES)
Basuki Rahmad, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi/ JatimTIMES)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi berharap agar semua perusahaan yang beroperasi di wilayah Banyuwangi memiliki sarana Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Basuki Rahmad, Wakil Ketua IV DPRD Banyuwangi pada saat istirahan rapat kerja Komisi IV dengan mitra kerja di depan Ruang Rapat Komisi IV DPRD Banyuwangi Senin (11/01/2021).

Baca Juga : Intip TWUIN Command Center, Komisi B DPRD Kota Malang Datangi Perumda Tugu Tirta

Menurut Basuki, dalam tahun 2021 ini dewan berharap agar pengusaha jangan tidak mau membangun fasilitas IPAL dengan berbagai alasan.

”Jangan sampai beralasan ketidakcukupan lahan dan tidak ada pengolahan dan sebatas mencuci ikan berarti boleh tidak memiliki IPAL. Ketika mereka sudah memiliki pabrik pengolahan ikan maka harus ada IPALnya,” tegas pria yang juga Ketua DPC Partai Hanura Banyuwangi itu.

Kemudian untuk Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang rencananya dibangun di wilayah Kecamatan Wongsorejo, sejauh ini imbuh dia berjalan sesuai dengan rencana yang dibuat eksekutif. Bahkan untuk mendukung program penanganan sampah di Banyuwangi, pemerintah akan menjalin kerja sama dengan Perhutani untuk membangun TPA di wilayah utara dan wilayah selatan Banyuwangi.

Selanjutnya penghobi olahraga Karate itu menuturkan rapat kerja yang digelar merupakan tindak lanjut dari rapat dengan mitra kerja yang digelar sebelumnya. Adapun yang dibahas antara lain evaluasi atas pelaksanaan program kerja mitra Komisi IV seperti antara lain; Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Penataan Ruang, Dinas PU Pengairan, Dinas Lingkungan Hidup  dan lain sebagainya.

Baca Juga : Evaluasi APBD 2021, Mendagri Minta Pemprov dan DPRD Jatim Tak Banyak Lakukan Kunker

Basuki menambahkan secara umum semua dinas yang menjadi mitra kerja Komisi IV DPRD Banyuwangi mampu menjalankan program kerja yang sudah ditetapkan dengan baik meskipun ada sedikit kekurangan dan perbaikan namun masih dalam taraf yang bisa ditolelir.

“Kami ingin memastikan program pembangunan yang dilaksanakan pada tahun 2020 benar-benar sesuai dengan rencana yang dibuat dan mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Banyuwangi,” ujar Basuki.