Ustaz Maaher (Foto:  KlikPositif.com)
Ustaz Maaher (Foto: KlikPositif.com)

Artis Nikita Mirzani  memberikan reaksi terkait penangkapan Ustaz Maaher.  

Diketahui, Maaher memang sempat berseteru dengan Nikita Mirzani yang dianggap menghina Imam Besar FPI Rizieq Shihab sebagai tukang obat.  

Baca Juga : Gelapkan 13 Motor, Kepala Cabang Dealer Motor Honda di Soehat Ditangkap Polisi

 

Mengetahui kabar Maaher ditangkap, Nikita lantas memberikan reaksi yang tak biasa.  Reaksi ibu tiga anak ini ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @nikitamirzanimawardi_17.

“Maher alias soni akhirnya elo ga bisa ngebacot lagi ditoktok yah kwkwkwk,” tulis Nikita.  

Dalam keterangan itu, Nikita menilai  Maaher ditangkap terkait karena kasus lain, bukan karena penghinaan terhadap dirinya. Dia menyebut kasus penghinaan terhadap dirinya oleh Maaher belum dilaporkan ke polisi.  

“Itu baru orang lain yang ngelaporin elo langsung ditangkep. Gue diam bukan berarti gue tolol. Belum gue tuh laporin elo,” kata Nikita.  

Artis yang disapa Niki itu lantas mengatakan Maaher harus menunggu waktu saat dia dilaporkan.  “Tunggu giliran gue yang laporin elo biar busuk loe di penjara. By the way Pak polisi kalau kurang pasal nya nanti saya tambahin. Bravo POLISI INDONESIA. TAKBIR,” tutup Nikita.

 

 

Sementara,  Gus Miftah sempat memberikan peringatan terhadap Maaher jauh sebelum ditangkap. Peringatan itu datang usai video viral ejekan Maaher terhadap Habib Luthfi yang disebut "cantik tapi pakai jilbab".

Peringatan itu diunggah oleh Gus Miftah di akun Instagram pribadinya.  "Jangan sampai ada laporan hukum Anda ditangkap polisi kemudian Anda mengatakan ini namanya krimininalisasi ulama. Hei Ustadz Maaher mana ada namanya kriminalisasi ulama kalau Anda berbuat kriminal kemudian ditangkap polisi. Ini bukan kriminaliasi agama, tapi proses hukum kepada ulama yang kriminil," kata Gus Miftah.  

Menurut Gus Miftah, dia selalu menghormati seluruh ulama meski berbeda pandangan.  "Bisa jadi saya berbeda pendapat dengan Habib Rizieq, tapi saya sangat menghormati beliau. Karena dikatakan haram masuk surga orang-orang yang dzalim dan membenci para habaib. Saya sangat menghormati beliau, dan saya punya prisin, hormat itu harus lebih didahulukan daripada taat," katanya.

Baca Juga : Gelapkan Uang Nasabah Rp 5,7 Miliar, Mantan Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap Polisi

 

Lebih lanjut, Gus Miftah mengatakan kepada Maaher bahwa sosok Habib Luthfi tidak akan merespons yang dikatakannya.  

"Dan Anda catat, enggak mungkin seorang Habib Lutfi merespons apa yang Anda katakan. Karena beliau memandang dengan kacamata kasih sayang. Penghinaan mu terhadap guru kami tidak akan mengurangi kemuliaan guru-guru kami. Tapi awas kalau ini terus Anda lakukan, umatnya kemudian tidak terima dengan yang Anda sampaikan," ujarnya.

Peringatan Gus Miftah ini rupanya menjadi kenyataan dengan penangkapan Maaher pada Kamis (3/12/2020).  Pria bernama asli Soni Eranata itu ditangkap di kediamannya di Bogor, Jawa Barat pukul 04.00 WIB oleh petugas dari Bareskrim Polri.

Penangkapan Maaher ini tertuang dalamSP.Kap/184/XII/2020/Dittipidsiber, Maaher At-Thuailibisudah disebut sebagai tersangka. Maher ditangkap atas kasus dugaan penyebaran informasi kebencian di media sosialnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45a ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik.