Ketua PCNU dan Ketua PDM Lumajang (Foto: Bramastyo Dhieka Anugerah / Jatim Times)
Ketua PCNU dan Ketua PDM Lumajang (Foto: Bramastyo Dhieka Anugerah / Jatim Times)

Ketua PCNU Lumajang KH. Muhammad Mas’ud, MA atau biasa disapa Gus Ud, menyampaikan perlunya rasa aman untuk masyarakat Lumajang merupakan tugas bersama.

Menurut Gus Ud, ada aspek moral dan nilai-nilai agama yang boleh jadi tidak terakses secara baik oleh para pelaku kejahatan. Ketika orang beriman kepada Tuhan, dekat dengan tokoh agama, mungkin tidak akan sampai melakukan tindakan sadis bahkan sampai menghilangkan nyawa orang.

Baca Juga : Diberi Tenggat Waktu 7 Hari, Lahan Cucian Mobil Depan Exit Tol Madyopuro Segera Dieksekusi

 

Gus Ud memandang perlunya adanya edukasi dan pendampingan bukan hanya untuk pelaku, melainkan juga keluarganya.

"Para pelaku kriminal bisa diarahkan untuk menerima arahan dari para ulama agar benar-bemar sadar bahwa tindakannya merugikan orang lain dan menjadi bumerang untuk dirinya dan keluarga," kata Gus Ud.

Masih kata Gus Ud, perlunya rekomendasi dari Polres Lumajang, agar nantinya para pelaku kejahatan bisa mendapatkan pembinaan dari para tokoh di setiap dusun, tidak hanya pelaku, tapi juga keluarganya.

“Kami di NU memiliki jaringan sampai ke dusun-dusun. Disitu ada tokoh ulama, ada majelis untuk ibu-ibu dan juga ada majelis untuk para pemuda. Barangkali Polres bisa memberikan rekomendasi agar para pelaku bisa diarahkan kesana, karena ini tugas bersama bukan hanya aparat,” kata Gus Ud ketika ditemui Jatim Times di ruang kerjanya.

Senada dengan yang disampaikan Gus Ud, Ketua PD Muhammadiyah Lumajang, H. Suharyo AP, SH menyatakan perlunya eksekusi kongkrit dari Polres Lumajang. Terwujudnya situasi keamanan memang tugas bersama, tindakan nyata seperti apa itu yang perlu ditetapkan.

Baca Juga : Wabup Lumajang: Batik Kita Harus Jadi Tuan Rumah di Daerah Sendiri

 

“Situasi keamanan sekarang ini sudah tidak berteori, segala himbauan dari aparat terkait urusan keamanan tentu menjadi tugas bersama, tapi kongkritnya seperti apa? Kalau untuk pemasangan infrastruktur semacam CCTV menjadi tindakan preventif yang perlu kita dukung. Untuk pelaku ini nanti perlu pembinaan lanjutan mengingat motif kejahatan juga beragam,” paparnya.

Menurut Suharyo, masyarakat berharap rasa aman ini bisa kembali dirasakan agar tidak ada kekhawatiran ketika melintas di Kota Lumajang, agar nama Kota Lumajang bisa semakin bersinar sebagai miniatur Bangsa Indonesia yang gemah ripah loh jinawi.