Pembagian hewan kurban di ujung timur Pulau Jawa
Pembagian hewan kurban di ujung timur Pulau Jawa

Dua komunitas pecinta alam yakni Super Hore dan Super Adventure Banyuwangi memilih membagikan hewan kurban ke berbagai pelosok timur Pulau Jawa. Mereka membagikan hewan kurban dari ujung paling timur Pulau Jawa itu hingga pelosok kaki Gunung Raung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi yang melibatkan 379 komunitas di 42 kota. Ada lebih dari 15 ribu anggota dari komunitas besar ini. Komunitas itu salah satunya Super Adventure yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama kali digelar ini.

Koordinator Pecinta Alam Banyuwangi Mochammad Aries Sofyan mengatakan, para petualang ini sukses membagikan daging kurban ke berbagai pelosok Banyuwangi. "Mereka berhasil menembus beberapa pelosok desa untuk membagikan hewan kurban," katanya Rabu (4/8).

Super Hore misalnya melakukan kurban di tiga desa. Pembagian sudah mulai dilakukan pada Jumat (31/7). Lokasi pertama di Ponpes Darul Huda Desa Kalipait. "Lokasinya di ujung selatan timur kota Banyuwangi kurang lebih perjalanan yang ditempuh dua jam, dengan jarak tempuh 60 km dari pusat Kota di Alas Purwo," lanjut dia.

Kemudian di Desa Bumi Harjo, Wono Asih yang berada di lereng kaki Gunung Raung. “Kurang lebih perjalanan yang ditempuh 1,5 jam dengan jarak tempuh 45 kilometer," urainya. 

Daging kurban juga ditebar di Desa Baluk, sekitar 10 km dari pusat Kota Banyuwangi. Untuk komunitas Super Adventure Banyuwangi mereka berkurban di hari Sabtu dan distribusikan ke Desa Sidomulyo di kaki Gunung Raung.

"Mereka menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan kondisi jalan bebatuan. Mereka agak lama di perjalanan," jelasnya. Dalam pendistribusiannya mereka selalu mematuhi protokol pencegahan penularan COVID-19.

 

<