Ketua PC LKKNU Banyuwangi Ana Aniati, lakukan pendampingan pelayanan di Kecamatan Purwoharjo
Ketua PC LKKNU Banyuwangi Ana Aniati, lakukan pendampingan pelayanan di Kecamatan Purwoharjo

Kebijakan physical distancing selama pandemi Covid-19, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Banyuwangi melakukan kerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dalam mendekatkan dan memudahkan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) ke masyarakat sampai pelosok desa.

Sebelumnya, masyarakat yang ingin melakukan pengurusan administasi bagi KTP Elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), Surat Kematian, Pengurusan Permindahan Domisili, akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) selalu datang ke Dispendukcapil dan Mall Pelayanan Publik.

Baca Juga : Masyarakat Tak Perlu Ragu, Bahan Dokumen Kependudukan Baru Sah

Hal tersebut disampaikan Ketua PC LKKNU Banyuwangi Ana Aniati, saat melakukan program NU Melayani bersama Dispendukcapil di Kantor Kecamatan Purwoharjo, Rabu (29/7/2020).

“Hari ini cukup datang ke Kecamatan. Tidak perlu berangkat ke dinas dan Mall Pelayanan Publik. Kami ingin masyarakat lebih dekat mengakses pelayanan kependudukan,” ucap Ani.

Sesuai tugasnya di LKKNU yakni melaksanakan kebijakan Nahdlatul Ulama di bidang kesejahteraan keluarga, sosial dan kependudukan, Ani berkeyakinan inovasi dan kolaborasi ini merupakan kunci utama dalam memberikan manfaat kepada seluruh elemen masyarakat.

“Khususnya Nahdliyin yang tinggal di penjuru desa," jelas Ana.  

Selain itu pihaknya juga mengedukasi pada masyarakat utamanya di pelosok-pelosok desa tentang pentingnya memiliki adminduk.

Baca Juga : Akrab dengan Internet, Bawaslu DIY Ajak Pemilih Pemula Jadi Pengawas Partisipatif

" Ada keluhan warga yang seharusnya menerima bantuan namun karena tidak memiliki adminduk, sehingga menyulitkan penyaluran bantuan. Maka melalui koordinasi dengan para pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kita sampaikan pentingnya adminduk dan permasalahan lainnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Banyuwangi Djuang Pribadi, membenarkan agar lebih efektif, program jemput bola ini bekerjasama dengan organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU).

"Ya, kami bekerja sama dengan pengurus ranting (tingkat desa) NU jemput bola pengurusan adminduk ke masyarakat di pelosok-pelosok desa," jelasnya.