Produk Warp + Weft, brand jeans yang menggunakan teknologi Viroblock pembunun virus pembawa Covid-19. (Foto: Warp + Weft).
Produk Warp + Weft, brand jeans yang menggunakan teknologi Viroblock pembunun virus pembawa Covid-19. (Foto: Warp + Weft).

Produk busana jeans seakan sudah menjadi favorit bagi hampir semua orang. Mulai dari celana hingga jaket dengan warna yang simpel, mampu dipadupadankan dengan apapun.

Tapi, bagaimana jika produk jeans ini diklaim mampu membunuh virus termasuk virus pembawa Covid-19? Artistic Denim Mills, produsen denim ternama yang berbasis di Pakistan ini berkolaborasi dengan HeiQ menciptakan jeans antivirus pertama untuk label DL1961 dan Warp + Weft.

Baca Juga : Sambut Kemerdekaan RI, Brand PEDRO Luncurkan Tas dan Sepatu Merah Putih

 

HeiQ merupakan pabrik tekstil asal Swiss yang mengembangkan material kain dan mengklaim bisa membuat Sars-Cov-2, virus penyebab Covid-19 tak akan bertahan lama di permukaan kain.

Ia memperkenalkan teknologi Viroblock sejak Maret 2020 lalu. Prosesnya, yaitu dengan menambahkan film tak kasat mata ke dalam kain yang diklaim bisa membunuh 99,9% virus Corona tak lama setelah terpapar pada baju.

Jika berdasarkan penelitian, virus bisa hidup di atas permukaan kain pada suhu ruangan hingga dua hari. Namun HeiQ mengklaim Viroblock bisa membunuh virus Corona hanya dalam kurun waktu 30 menit saja.

Hal itulah yang membuat Artistic Denim Mils tertarik untuk berkolaborasi dengan mengeluarkan produk jeans yang akan dibuat menggunakan teknologi Viroblock.

Dengan penambahan fitur tersebut, nantinya setelah jeans dicuci dan diberi efek washed menggunakan laser, kemudian komponen film Viroblock ditambahkan ke bahan pelembut kain, sehingga menimbulkan reaksi kimia. Reaksi inilah yang akan membentuk lapisan antimikroba dan antivirus di atas jeans.

Baca Juga : Ziko Halim dan Margaretha Novianty Rilis Koleksi Batu Covid Kit Bareng Brand Yet

 

Sarah Ahmed, desainer DL1961 dan Warp + Weft, mengaku jika inovasi produk jenas buatannya yang akan mulai dirilis Oktober 2020 mendatang ini akan sangat berguna bagi pebisnis retail maupun pembeli untuk memastikan keamanan mereka. Terutama saat berbelanja pakaian di toko.

Apalagi, selama pandemi Covid-19 biasanya sudah tak diperbolehkan mencoba baju kini dengan pakaian tersebut maka tidak akan memunculkan masalah. Sebab, pakaian yang sudah pernah dicoba di kamar pas akan steril dari virus dengan sendirinya.

Sayangnya lapisan Viroblock pada kain tidak bekerja secara permanen. Antivirus tersebut akan hilang setelah 30 kali pencucian.