Amien Rais (Foto: PinterPolitik)
Amien Rais (Foto: PinterPolitik)

Hingga kini, aksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah-marah terhadap para menterinya masih menjadi sorotan.  Banyak pihak yang memberikan tanggapan terkait insiden itu.  

Kali ini giliran pendiri Partai Amanat nasional (PAN) Amien Rais yang mengeluarkan statemen. Dalam pendapatnya, Amien Rais memberikan peringatan kepada Jokowi.  

Baca Juga : Tawon Ndas Kerap Teror Warga Kabupaten Malang

 

Amien mengingatkan Jokowi agar tak bernasib sama seperti Soeharto saat lengser dari jabatannya.  Hal tersebut, disampaikan Amien melalui akun Instagram-nya, @amienraisofficial, Rabu (1/7/2020).  

Dalam video itu, Amien menaggapi kemarahan Jokowi di depan para menteri.   Amien meminta Jokowi agar ia bisa berkaca pada nasib Soeharto. 

Diketahui, selama 32 tahun berkuasa, Soeharto memang kerap mendapat pujian dari menterinya. Namun saat lengser, para menteri justru tak ada yang membela dan memilih meninggalkannya.  

"Saya ingatkan ya pada Pak Jokowi lihatlah nasib Pak Harto dulu. Beliau 32 tahun berkuasa, semua menterinya itu hanya mengiya-iyakan, memuji-muji, tidak ada menteri yang tidak memuji, sehingga terbuai," ujar Amien Rais dalam video itu.  

Amien lantas melanjutkan,  Pak Harto sulit bertahan pada masa itu.  "Ketika gerakan rakyat sudah mengepung kekuasaan, Pak Harto sulit bertahan. Semua menterinya meninggalkan. Tidak ada lagi yang membela Pak Harto, kecuali satu orang, yaitu Saadillah Mursjid," paparnya.  

Baca Juga : Viral Video Anggota Dewan Cium Celana Dalam Wanita saat Rapat via Zoom

 

Lebih lanjut, Amien mengatakan  dia hanya mengingatkan agar Jokowi tak bernasib sama seperti Pak Harto.   "Ya Allah, jadi saya cuma mengingatkan berkacalah dari nasib Pak Harto, yang sangat kuat waktu itu tapi itu pun ketika ditinggal menterinya, jadi keropos. Itu Pak Harto," ucap dia.

Dikatakan Amien, ternyata Persiden Pertama RI Soekarno juga pernah mengalami hal serupa. "Nah Pak Jokowi jauh lebih enteng daripada Bung Karno atau Pak Harto jadi jangan macam-macam. Kalau mau berbenah, cepatlah dan harus ikhlas, tidak usah ada sandiwara lagi," tutur Amien.