Mashuri (44 Tahun) TNI Gadungan diamankan di Mapolsek Glagah Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)
Mashuri (44 Tahun) TNI Gadungan diamankan di Mapolsek Glagah Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim Times)

Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Mungkin, begitulah pepatah yang cukup tepat menggambarkan sejumlah warga di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, yang terkena tipu oleh Mashuri (44). Pria asal Dusun Glondong, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, ini kerap mengaku dan menyaru sebagai anggota TNI dalam melakukan aksinya.

Dengan penampilan selalu memakai kaos doreng dengan potongan rambut cepak dan wajah sangar, Mashuri berhasil memperdayai sedikitnya 7 orang.

Baca Juga : Sortir Barang Konsumen, Pegawai Jasa Pengiriman Ini Malah Rugi Puluhan Juta

Di mana dalam aksinya, TNI gadungan yang sebenarnya berprofesi sebagai buruh ini, menjanjikan kepada para korbannya pekerjaan di PT Kereta Api Indonesia (KAI). Dengan syarat mereka harus menyetor uang sebesar Rp 5 juta/orang.

Beberapa warga yang tergiur akan janji manis tersangka menyanggupi menyetorkan uang yang dipersyaratkan. Bahkan, salah satu orang tua korban nekat meminjam uang demi melihat anaknya bisa memperoleh pekerjaan di salah satu perusahaan BUMN tersebut.

“Apes saya mas. Demi melihat anak sukses malah tertipu. Apalagi uang yang saya setorkan adalah uang hasil utang,” kata Juhairiyah, salah seorang korban dengan tatapan kosong saat dikonfirmasi di rumahnya, Kamis (25/6/2029).

Tidak hanya itu, sebuah sepeda motor milik salah satu orang tua korban yang lain ternyata digadaikan pelaku. Sehingga total kerugian akibat tindakan kriminal tersangka diperkirakan jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

Modus penipuan anggota TNI gadungan tersebut terbongkar setelah kecurigaan para korbanya melihat surat keterangan yang diberikan pelaku yang menerangkan bahwasanya para korbannya diterima bekerja di PT KAI, namun tidak ada stempel resmi.

Menyadari menjadi korban penipuan, akhirnya para korban berupaya memancing pelaku untuk datang ke salah satu rumah korban. 

Baca Juga : Reskrim Tulungagung Dalami Unsur Pidana, Minta Timkor Bansos Rapat dengan Supplier BPNT

Begitu pelaku datang di salah seorang rumah korban akhirnya diamankan warga setempat . Namun tersangka sebelumnya berusaha kabur saat menyadari aksi penipuan yang dilakukan terbongkar.

Untuk menghindari amukan masa, tentara gadungan tersebut dibawa ke Mapolsek Glagah untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Benar kami mengamankan pelaku penipuan yang memakai kaos doreng. Saat ini kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Glagah AKP Imron.