Ratna Ani Lestari Bupati Banyuwangi 2005-2010 Salah Seorang Bacabup Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES)
Ratna Ani Lestari Bupati Banyuwangi 2005-2010 Salah Seorang Bacabup Banyuwangi (Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES)

Mantan Bupati Banyuwangi masa bakti 2005-2010, Ratna Ani Lestari siap melakukan revans dalam pemilihan Bupati/Wakil Bupati Banyuwangi masa bakti 2021-2025  yang akan digelar bulan Desember mendatang.

Menurut wanita berkerudung ini, dengan adanya Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dia optimis upaya untuk memenangkan kontestasi Pilbup mendatang peluangnya cukup terbuka.

Baca Juga : Banner Heri Cahyono Dipaku Langsung ke Pohon, Malang Jejeg: Itu Relawan, Bukan Manajemen

“Waktu itu kami dihabisi dengan segala cara dan tidak bisa membela diri sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dengan adanya DKPP kami optimis praktek kecurangan dalam pilkada tidak terulang kembali,” ucap Ratna.

Dia menambahkan keinginan untuk melanjutkan visi misi yang belum tersentuh dalam 10 tahun terakhir merupakan salah satu pendorong Ratna untuk kembali bertarung dalam kontestasi Pilbup kali ini.

Ditemui di rumahnya, Sabtu (20/6/2020) Ratna mengungkapkan, pada dasarnya Banyuwangi memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang luar biasa. Namun sampai saat ini belum dikelola secara maksimal karena kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Pemerintah seharusnya hadir dalam menyiapkan SDM yang berkualitas dan membantu menyiapkan sarana prasarana penunjang termasuk pemanfaatan teknologi dalam mempercepat pencapaian kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Demikian pula kelompok nelayan, saat ini rata-rata mereka merupakan nelayan tradisional yang dinilai sulit bersaing dalam mengeksploitasi kekayaan laut karena tidak memiliki perangkat teknologi modern.

Ibu satu anak itu menuturkan, untuk sektor pertanian dan perkebunan, seyogianya Pemkab Banyuwangi mampu meningkatkan kesejahteraan petani dengan membuat pabrik pengolahan yang modern. Sehingga saat panen raya petani mendapatkan keuntungan, bukan justru harus mengalami kerugian karena tidak mampu menjual produknya.

Setelah sekitar 10 tahun melanglang buana dan  dalam upaya meraih kembali posisi Banyuwangi dalam Pilkada yang yang akan digelar bulan Desember mendatang. Ratna Ani Lestari sudah membangun komunikasi politik dengan beberapa pengurus partai politik antara lain, Partai Demokrat, Partai Golkar, Gerinda dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Banyuwangi.

Dia menegaskan, siap bertarung secara fair dalam kompetisi yang sehat dan pada akhirnya akan memunculkan satu pemenang sebagai Bupati Banyuwangi dalam 5 tahun ke depan.

Baca Juga : Isu Calon Tunggal Melawan Kotak Kosong dalam Pilkada Kabupaten Kediri

Selain melakukan lobby politik, saat ini Ratna terus menggalang kekuatan dengan menyapa kembali tim pemenangannya yang sampai saat ini masih setia mendampinginya.

"Ibarat jaringan listrik, saat ini kami memperbaiki kabel-kabel yang berkarat agar pada saatnya nanti tinggal tekan tombol langsung menyala," ujarnya mengakhiri wawancara.