Krisantus Hendro S., Manager PLN Area Banyuwangi, Nurhadi Banyuwangi Jatim Times
Krisantus Hendro S., Manager PLN Area Banyuwangi, Nurhadi Banyuwangi Jatim Times

Merespons banyaknya laporan masyarakat yang kaget dengan melonjaknya tagihan pemakaian listrik, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi mengundang Manager PLN area Banyuwangi untuk memberikan penjelasan Senin (15/6) di Ruang Rapat Komisi II.

Menurut Hj. Siti Mafrochatin Nikmah, Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi, dalam masa keprihatinan wabah Covid 19, pihaknya berharap agar PLN tidak menambah beban psikis warga yang sebagian besar bermasalah dalam menghadapi masa tanggap darurat pandemi Covid 19.

Baca Juga : Besok Wilayah Singosari Mulai Terapkan Pengetatan Sosial secara Mandiri

Politisi asal PKB itu menambahkan berdasarkan keterangan PLN salah satu pemicu kenaikan pembayaran listrik karena dalam masa darurat wabah Covid 19 petugas tidak melakukan kunjungan ke rumah pelanggan. 

Sehingga penghitungan yang dilakukan oleh petugas PLN dengan menggunakan rata-rata pemakaian dalam tiga bulan terakhir. "Sehingga pelanggan harus menanggung akumulasi selisih penghitungan selama tiga bulan dalam Juni 2020," jelas Politisi kelahiran Jember itu.

Mantan Ketua Fatayat Banyuwangi itu menuturkan dewan menyayangkan kurangnya sosialisasi dan tidak ada pemberitahuan kepada pelanggan sehingga banyak yang tidak mengetahui program PLN. Bahkan anggota dewan banyak yang tidak tahu apabila harus melakukan pembayaran akumulasi tagihan rekening pasca masa tanggap darurat Covid 19 di Banyuwangi.

Selanjutnya dia menambahkan pihak PLN melakukan program relaksasi pembayaran dengan memberikan kebijakan bagi pelanggan bisa membayar cara mengangsur dalam tiga bulan ke depan. Tentunya dengan skema yang telah disusun oleh PLN. 

Baca Juga : Romantisnya Ganjar Pranowo Unggah Video Bareng Istri, Netizen: Keuwuan Ini!

Sementara Krisantus Hendro S., Manager PLN Area Banyuwangi mengungkapkan lonjakan tagihan rekening listrik pelanggan murni pemakaian masyarakat dalam masa tanggap darurat wabah Covid 19 karena sejak 2017 tidak ada kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL)."Kebijakan PLN sekarang ini bagi pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan rekening listrik, mereka bisa membayar dengan mencicil. Masyarakat bisa membayar 40 persen dari total tagihan. Sisanya bisa diangsur dalam tiga bulan," jelasnya.

Lebih lanjut dia menambahkan jumlah pelanggan PLN Banyuwangi saat ini yang tercatat sekitar 580 ribu pelanggan untuk semua golongan.