Ardi Kurniawan atlet Kota Batu. (Foto: istimewa)
Ardi Kurniawan atlet Kota Batu. (Foto: istimewa)

Ardi Kurniawan, atlet paralayang asal Kota Batu yang ikut dalam  Festival Pesona Palu di Pantai Talise, Kota Palu, Sulawesi Tengah, hingga kini belum diketahui nasibnya setelah gempa bumi dan tsunami melanda kota tersebut. 

Ardi Kurniawan bersama atlet Jawa Timur lainnya menginap di Hotel Roa-Roa, Palu. Hotel lantai delapan ini ambruk setelah dilanda gempa.  

Selain Ardi, disebutkan ada sembilan atlet paralayang Jatim yang tampil di Palu. Dari Malang Raya sendiri, ada tiga atlet. Selain Ardi, dua lagi adalah Reza Kambey dan Fahmi. Nasib Reza dan Fahmi juga belum diketahui.

Saat menemui keluarga Ardi Kurniawan di rumahnya, Jl Trunojoyo Gang IV, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, BatuTIMES menemui ibu kandungnya, Asminah. Sang ibu mengatakan, Ardi sempat menghubungi istrinya, Fitria, dan keluarganya saat gempa. Saat itu kurang lebih pukul 15.30 WIB. 

“Ardi telepon kalau di sana sedang gempa. Waktu itu dia bilang lari dan keluar dari hotel,” ungkap Asminah, Minggu (30/9/2018). 

Setelah memberikan kabar jika dirinya keluar dari hotel kurang lebih pukul 15.30 WIB, Fitria dan keluarga tidak dapat menghubungi Ardi lagi. Tetapi dalam akun sosial media Whatsapp milik Ardi, terdeteksi Ardi menggunakan akunnya itu terakhir pukul 16.38 Jumat (28/9/2018).

Ibunya menambahkan, Ardi menyampaikan kabar akan pulang Minggu (hari ini, red). Sebelumnya Ardi meminta izin mengikuti evenr ini. Dia berangkat Senin (24/9/2018). “Ardi berangkatnya Senin lalu, naik pesawat Hercules. Dia harusnya hari ini (Minggu) pulang,” ungkap Asminah.

Sebelum berangkat, Asminah mengaku sempat berat hati melepas Ardi berangkat. Itu karena kedua anaknya sedang jatuh sakit. Namun karena pelatihnya meminta untuk mengikuti perlombaan ini, Ardi pun berangkat mengikuti event nasional itu. 

Hingga saat ini, baik Asminah, Fitria dan keluarga lainnya juga sedang berusaha menghubungi pelatih hingga teman Ardi yang ada di Palu. Bahkan, karena khawatir, Jafro Megawanti -atlet paralayang nasional asal Kota Batu- bersama adik Ardi, yakni Andri Sisnanto, akan terbang ke Palu, Senin (1/10/2018) besok.

Karena masih belum mengetahui kondisi Ardi saat ini, mereka pun intens memantau televisi. Bahkan agar terus mendapatkan informasi terkini, keluarga Ardi tidak tidur hingga dua hari dua malam.

“Iya saya dua hari ini terus pantau informasi dari televisi. Belum tenang sampai nggak bisa tidur dua hari ini,” ucap ibu 47 tahun itu. 

Asminah pun berharap bisa segera mendapatkan kabar terkait anaknya tersebut. “Ya berharap segera dapat kabarlah,” harap ibu yang menjual gado-gado ini. 

Ardi sudh terjun dalam dunia paralayang sejak 2003 silam. Pretasi pernah diraih pada tahun 2011 lalu salam SEA Games. Ardi meraih 2 medali emas.  (*)