Satiyem, Ketua Asosiasi Perempuan Banyuwangi (APB). (Foto: syarif/banyuwangitimes)
Satiyem, Ketua Asosiasi Perempuan Banyuwangi (APB). (Foto: syarif/banyuwangitimes)

BANYUWANGITIMES - Tokoh perempuan, Satiyem, mendesak Badan Kehormatan (BK) untuk menindak tegas oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuwangi, Heksa Sudharmaji. Alasannya, wakil rakyat ini melabrak warga dan diduga usai menenggak minuman keras dinilai telah mencoreng nama lembaga wakil rakyat dan mengkhianati amanah para konstituen.

“Anggota dewan kayak gitu ya seharusnya dipecat,” ucap Satiyem, Rabu (02/09/2015).

Ketua Asosiasi Perempuan Banyuwangi (APB) tersebut menambahkan, kejadian ini kiranya bisa menjadi catatan tersendiri bagi warga Bumi Blambangan untuk lebih jeli dalam memilih. Karena sekali salah dalam mencoblos, sudah tidak bisa dianulir lagi.

“Ini pembelajaran bagi warga Banyuwangi, jangan sampai salah memilih dalam Pilkada mendatang,” cetusnya.

Sebelumnya, Ketua BK, H. Sugirah, dan Ketua DPRD Banyuwangi, I Made Cahya Negara, berkomitmen akan mendorong sanksi tegas jika oknum anggota dewan dari komisi 1, Heksa Sudharmaji, terbukti melakukan pelanggaran kode etik. Rencananya, politisi partai PDIP tersebut, akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.

Seperti diberitakan, oknum wakil rakyat, Heksa Sudharmaji, pada Senin malam, telah melabrak warga Lingkungan Taman Sari, Kelurahan Taman Baru, Banyuwangi, lantaran tak terima, Wawan, keponakannya dikenakan peraturan jam malam. Mirisnya, kedatangannya dalam keadaan usai menenggak minuman keras jenis ‘Wine’. (*)