Senyum "Tuhan" berkumis, Banyuwangi. (Foto: syafif/banyuwangitimes)
Senyum "Tuhan" berkumis, Banyuwangi. (Foto: syafif/banyuwangitimes)

BANYUWANGITIMES – Seperti apa sosok Tuhan, masih menjadi pertanyaan bagi setiap orang. Tapi tahukah anda, di kabupaten Banyuwangi, ada “Tuhan” yang berkumis. Pasti anda penasaran.

Ya, dia adalah Pak “Tuhan”, warga Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Meski bernama lengkap “Tuhan” dia adalah manusia biasa dan berkumis seperti laki – laki dewasa kebanyakan. Bahkan kumisnya juga tebal.

Saat BANYUWANGITIMES mendatangi rumahnya, sambutan ramah dan sabar terlihat dari pribadi yang satu ini. Seperti warga desa kebanyakan, pakaian siang hari yang dipakai cukup sederhana. Karena setelan itu jugalah yang nanti langsung digunakan dalam aktivitas. Sambil tersenyum dia langsung mengulurkan tangan untuk berjabat. “Monggo Mas. Mari silahkan duduk,” ucapnya sambil tersenyum, Sabtu (22/08/2015).

Tak berselang lama, dia mulai membuka perbincangan. Dia sempat terkekeh ketika membahas nama pemberian almarhum kedua orang tuanya, Jumhar dan Damijah, kini booming se antero Indonesia. Sedikit pun tak pernah dia duga sebelumnya.

Ditengah obrolan, tiba – tiba dia masuk ke ruangan tengah rumah sederhananya. Dari balik tirai yang sedikit terbuka, disitu terlihat ada sebuah televisi ukuran 21 inci dan sebuah kasur lengkap dengan bantal. Disitulah tempat pak “Tuhan” bersama istri dan kedua anaknya, menghabiskan waktu malam sebelum beranjak tidur.

Sekembalinya ke ruang tamu, pria usia 42 tahun ini terlihat tergopoh. Kedua tangannya memegang toples berisi kue. “Ayo mas dimakan, sisanya lebaran,” ajaknya sambil membuka tutup toples.

Tak ingin membuat tamunya sungkan, dia pun mengawali untuk mencicipi kue roti lapis yang masih tersisa sepertiga toples tersebut. Menyusul pak “Tuhan”, sang istri tercinta, Khusnul Khotimah, muncul dari ruang tengah lengkap dengan secangkir kopi. Perbincabangan pun terasa semakin akrab. “Ajak makan di belakang pak, mas – mas nya,” katanya.

Tak ingin makin merepotkan, BANYUWANGITIMES pun menyudahi pembicaraan dan langsung pamit.

Begitulah sosok “Tuhan” berkumis yang ada di kabupaten Banyuwangi. Baik, ramah dan murah senyum. Tebal Kumis “Tuhan” membuat senyumnya main manis. (*)