Pria bernama "Tuhan" warga desa Kluncing, kecamatan Licin, kabupaten Banyuwangi, sedang berbincang dengan warga. (Foto: syarif/banyuwangitimes)
Pria bernama "Tuhan" warga desa Kluncing, kecamatan Licin, kabupaten Banyuwangi, sedang berbincang dengan warga. (Foto: syarif/banyuwangitimes)

BANYUWANGITIMES – Khusnul Khotimah, mengaku senang punya sosok suami seperti “Tuhan”. Sejak awal pernikahan hingga dikaruniai dua buah hati, Novita Sari dan Dewi Lestari, mereka mengaku selalu hidup rukun di rumah sederhananya, di Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi.

Apalagi, selain penyabar, “Tuhan” adalah bapak yang bertanggung jawab. Profesi sebagai tukang kayu selalu dia geluti setiap hari. Di bangunan kecil yang berada tepat di belakang rumah, tangan kreatifnya mencetak berbagai macam perabotan berbahan kayu. Seperti daun pintu, meja, kursi dan lainnya.

“Saya senang punya suami mas “Tuhan”. Orangnya baik dan pekerja keras,” ungkap Khusnul Khotimah, Jumat (21/08/2015).

Dan saat laki – laki berkumis tebal tersebut tak terlihat di rumah atau di bengkel pertukangannya, jangan berfikir dia sedang bersantai atau jalan – jalan. Karena dia masih punya tanggung jawab tambahan, yakni merawat ternak kambing.

“Kalau gak ada di belakang dan di rumah, biasanya suami saya sedang mencari dedaunan untuk makanan kambing,” pungkasnya. (*)