Wiyono, Asisten Ekonomi dan Kesra pemkab Banyuwangi. (Foto: Mahrus/banyuwangitimes)
Wiyono, Asisten Ekonomi dan Kesra pemkab Banyuwangi. (Foto: Mahrus/banyuwangitimes)

BANYUWANGITIMES – Selain mampu memberi motivasi pelajar dan mahasiswa lokal, transit mobil tenaga Surya, karya mahasiswa ITS di Kabupaten Banyuwangi, juga memberi kebanggan tersendiri bagi pemerintah daerah setempat. Lantaran, Hanif Taufik, salah satu tim pencetus mobil ramah lingkungan tersebut adalah mahasiswa asli Kabupaten Banyuwangi.

Hal ini disampaikan Wiyono, Asisten Ekonomi dan Kesra kabupaten Banyuwangi. "Itu sangat membanggakan, semoga bisa menjadi jamu semangat bagi putra – putra Banyuwangi lainnya,” ungkapnya, Kamis (20/08/2015).

Diharapkan, sambungnya, selepas menempuh pendidikan di ITS, dia bisa menyumbangkan ilmunya untuk tanah kelahiran, Banyuwangi.

Mobil teknologi modern dengan nama “Widya Wahana Lima” tersebut mengawali perjalanan uji coba dari Jakarta menuju Denpasar, Bali. Sesampainya di Bali, rencananya akan di ikut sertakan dalam lomba tingkat dunia khusus mobil tenaga surya, World Solar Chalenge, di Australia. (*)