Bau Tak Sedap Tercium dari Menu MBG di Lamongan, SPPG Buka Suara

Reporter

Defit Budiamsyah

Editor

Yunan Helmy

10 - May - 2026, 11:48

Potongan laporan dari salah satu wali murid di grup WhatsApp yang ditanggapi oleh guru sekolah SDN Tambakrigadung 2 (kecil) dan brosur menu MBG yang dibagikan SPPG Tambakrigadung 2 yang dikeluhkan bau tak sedap

JATIMTIMES – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan wali murid dan guru di SDN Tambakrigadung 2, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan.

Berdasarkan tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang beredar, salah seorang wali murid memberikan laporan langsung mengenai kondisi makanan yang dibagikan pada hari Kamis (7/05/2026) diduga dalam kondisi tidak segar dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Baca Juga : Topup ML Makin Simpel, Cukup Pakai User ID dan Server ID

"Ngaputen nggih, untuk ayam saus mentai ayamnya agak bau bu," tulis salah satu anggota grup mengadu kepada pihak sekolah.

Laporan dalam grup Whats'app itu kemudian diunggah di media sosial (medsos) Facebook. "Maaf saya dapat laporan dari wali murid siswa SDN Tambakrigadung 2, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Bahwa menu MBG hari ini dagingnya bau dan tidak layak konsumsi," tulis unggahan tersebut.

Ia juga meminta agar pihak penyelenggara lebih serius dalam memperhatikan kualitas bahan pangan. "Tolong MBG kalau sudah niat kasih ya yang benar bergizi, paling tidak ya yang layak konsumsi. Jangan malah menambah penyakit," tambahnya.

Sementara  saat dikonfirmasi, mitra SPPG Tambaktigadung 2, Rukoiyah, mengelak jika masakan yang dibuat dan dikirim dari dapurnya tidak sedap.

"Sudah diklarifikasi ke sekolah saat itu, ternyata gak ada keluhan sama sekali. Enak masakannya, anak-anak habis semua makannya," kata Rukoiyah, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga : Manten Tebu Meriah! Plt Bupati Tulungagung Optimistis PG Modjopanggoong Dongkrak Produksi Gula 2026

Dirinya menjelaskan bahwa bau tak sedap yang ditimbulkan lantaran makanan basah dengan wadah yang tertutup. "Makanan anaknya itu dibawa pulang, dikrukep sehari di dalam tas. Otomatis nyampek rumah ya ada aroma gak sedap. Soalnya itu makanan basah, bukan kering," ujarnya.

Dalam brosur menu makanan yang dibagikan saat itu, diklaim memiliki kandungan gizi yang lengkap. Untuk porsi besar, tercatat mengandung: energi: 590,7 kkal, protein: 25,2 g, lemak: 18,41 g, karbohidrat: 71,87 g dan serat: 3 g.