Faktor Sopir dan Kendaraan Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Truk Proyek Tomoland, As Roda Patah Tabrak Mahasiswa
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
23 - Apr - 2026, 03:20
JATIMTIMES - Peristiwa kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Locari, Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Kamis (23/4/2026). Pada insiden kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan yakni dump truk dan sepeda motor tersebut, mengakibatkan seorang mahasiswa mengalami luka cukup serius hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa kecelakaan tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan video amatir yang dihimpun JatimTIMES, nampak korban yang terjepit di bawah kolong kendaraan dump truk tersebut.
Baca Juga : Jembatan Cangar Kembali Makan Korban, Belum Sebulan Kasus Diduga Bunuh Diri Terulang
Pada sejumlah pesan berantai tersebut, korban diduga merupakan salah satu mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang. Sebelumnya, korban dikabarkan tewas di lokasi kejadian sebelum akhirnya pihak kepolisian mengkonfirmasi jika korban hingga kini masih selamat meski mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun JatimTIMES, kendaraan dump truk yang turut terlibat dalam insiden kecelakaan tersebut diduga sedang mengangkut material untuk proyek pembangunan villa resort sekaligus rumah kost di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Proyek tersebut diduga dibangun oleh PT Tomoland yang belakangan diduga kuat belum mengantongi perizinan.
Ketika dikonfirmasi, Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska membenarkan adanya insiden kecelakaan yang kini viral tersebut. "Kecelakaan terjadi pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 05.30 WIB dan baru dilaporkan pada pukul 10.30 WIB," ujarnya dalam keterangan tertulis yang disampaikan ke JatimTIMES pada Kamis (23/4/2026) siang.
Personel Satlantas Polres Malang yang mendapat laporan kemudian diterjunkan ke lokasi kejadian. Hasilnya, sebagaimana yang juga telah disampaikan sebelumnya, pada insiden kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan.
Data kepolisian mengungkapkan, pengemudi kendaraan Dump Truk Hino dengan nomor polisi (Nopol) N 9330 EC yang terlibat kecelakaan tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial D. Sopir berusia 37 tahun tersebut merupakan warga asal Desa Wonokerto, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
"Pengemudi truk pada saat kejadian hanya membawa STNK dan tidak membawa SIM," ujarnya.
Sementara identitas pengendara kendaraan sepeda motor Honda CB150R nopol W 4973 NHD yang tertabrak dump truk tersebut diketahui berinisial IS. Seorang mahasiswa berusia 20 tahun tersebut merupakan warga asal Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
"Sedangkan untuk pengendara sepeda motor pada saat kejadian membawa STNK dan memiliki SIM C yang masih berlaku," imbuhnya.
Pada insiden kecelakaan tersebut, korban yang merupakan mahasiswa pengendara sepeda motor tersebut mengalami luka pada kaki bagian kanan. "Korban telah dirawat di Rumah Sakit Karsa Husada," imbuhnya.
Baca Juga : Eksekusi Ruko di Dau Malang Berjalan Tegang, Kuasa Hukum Termohon Soroti Dugaan Kejanggalan Proses Lelang
Selain mengakibatkan satu korban luka hingga harus dievakuasi ke rumah sakit, pada insiden kecelakaan tersebut juga mengakibatkan sejumlah kerugian materiil. Yakni yang ditaksir mencapai Rp1 juta akibat sepeda motor milik korban yang juga turut rusak dalam insiden kecelakaan tersebut.
"Penyebab yang mempengaruhi kecelakaan diduga karena faktor manusia. Pengemudi kendaraan dump truk diduga kurang bisa menguasasi keadaan. Selain itu, kecelakaan diduga juga disebabkan karena faktor kendaraan dump truk yang mengalami patah as roda belakang," bebernya.
Hingga kini, insiden kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Satlantas Polres Malang juga telah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan.
"Kendaraan yang mengalami kerusakan akibat terlibat kecelakaan juga telah kami amankan sebagai barang bukti," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil penyelidikan awal termasuk olah TKP kepolisian, kronologi kecelakaan bermula saat kendaraan dump truk tersebut melintas dari timur. Sesampainya di TKP, tepatnya pada jalanan yang menanjak, truk tersebut mengalami patah as roda belakang. "Sehingga kendaraan dump truk tersebut bergerak mundur," imbuhnya.
Pada saat yang bersamaan, dari arah yang sama tepat dibelakang dump truk tersebut juga melintas kendaraan sepeda motor yang dikendarai korban. "Karena jarak yang sudah dekat dan diduga pengemudi dump truk kurang bisa menguasai keadaan, sehingga mengakibatkan terjadinya tabrakan," pungkasnya.
