Tiga Tahun Lebih, Kasus Pembacokan Seorang Pengacara di Lamongan Belum Terungkap

11 - Mar - 2026, 09:50

Ilustrasi

JATIMTIMES - Peristiwa pembacokan seorang pengacara, Ahmad Umar Buwang, yang terjadi di sekitar SPBU Kalikapas, Kecamatan Lamongan, pada 7 Januari 2023 lalu, kembali mencuat. Pasalnya, hingga lebih dari 3 tahun, pelaku yang diduga berjumlah 2 orang, hingga saat ini belum tertangkap.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda. M. Hamzaid, mengatakan jika pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut.

Baca Juga : Empat Bulan Terendam Banjir, Ratusan Santri di Lamongan Kuras Pakai Gayung dan Timba

"Pelaku belum terungkap dan masih dalam proses lidik," kata Kasi Humas, Selasa (10/3/2026).

Seperti diketahui, peristiwa pembacokan seorang pengacara bernama Ahmad Umar Buwang terjadi di Lamongan pada Sabtu, 7 Januari 2023, dini hari.

Korban dibacok oleh 2 orang tak dikenal saat hendak kembali ke mobilnya, setelah makan di sebuah warung pecel lele di depan SPBU Kalikapas, Kecamatan Lamongan. 

Menurut keterangan korban, para pelaku mengenakan penutup mulut (masker) dan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam, dan sempat berusaha menabraknya sebelum salah satu pelaku melukainya dengan parang di leher kiri dan punggung kiri. 

Korban sempat melawan dengan mengambil stang roda yang ada didalam mobilnya, namun kedua pelaku tersebut kabur ke arah selatan. 

Baca Juga : Ahmad Irawan Dorong Dialog Konstitusional DPR-MK Bahas Desain Pemilu Kedepan

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka parah dengan panjang luka bacok di leher mencapai 13 cm, dan sempat mengendarai mobilnya sendiri ke RSUD dr. Sugiri untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani operasi. 

Hingga saat ini, kelanjutan kasus tersebut hampir tak terdengar dan polisi belum menangkap keduanya. Bahkan korban yang pada saat kejadian berprofesi sebagai pengacara, saat ini sudah menjadi anggota DPRD Lamongan.