Daftar Lokasi Salat Tarawih Tercepat di Indonesia, 23 Rakaat Hanya Hitungan Menit

22 - Feb - 2026, 06:27

Ilustrasi salat tarawih. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Setiap Ramadan, ada tradisi unik yang selalu menarik perhatian masyarakat yakni salat tarawih dengan tempo sangat cepat. Jika biasanya tarawih 23 rakaat bisa memakan waktu 45 menit hingga lebih dari satu jam, di beberapa daerah di Indonesia justru selesai dalam hitungan menit.

Tradisi ini bukan hal baru. Di sejumlah pesantren dan masjid, tarawih cepat sudah berlangsung puluhan bahkan lebih dari seratus tahun. Meski dilakukan dengan tempo tinggi, para pengasuh dan imam menegaskan bahwa salat tetap memenuhi rukun dan syarat sah, hanya saja bacaan dipilih yang pendek dan gerakan dilakukan tanpa jeda panjang.

Baca Juga : Isi Lengkap Kesepakatan Dagang ART Indonesia–AS: Tarif 0 Persen, Impor Beras, hingga Isu Halal dan Data Pribadi

Dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa lokasi tarawih tercepat di Indonesia yang kerap menjadi sorotan setiap Ramadan.

1. Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Blitar

Di Kabupaten Blitar, Pondok Pesantren Mambaul Hikam dikenal luas dengan tradisi tarawih super cepat. Salat 23 rakaat termasuk witir di sini bisa dituntaskan dalam waktu sekitar 7 hingga 13 menit.

Tradisi ini bukan tren baru. Praktik tarawih cepat di pesantren tersebut sudah berlangsung sejak tahun 1907 dan tetap dipertahankan hingga kini sebagai bagian dari warisan amaliyah pesantren.

2. Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha, Malang

Di wilayah Malang, Pondok Pesantren Shirotul Fuqoha juga menerapkan tarawih dengan tempo tinggi. Waktu pelaksanaannya berkisar antara 8 sampai 10 menit untuk 23 rakaat.

Tradisi ini sudah berjalan lebih dari 20 tahun dan menjadi ciri khas pesantren tersebut setiap bulan Ramadan.

3. Masjid Nurul Iman, Jombang

Sementara itu, Masjid Nurul Iman juga dikenal menyelenggarakan tarawih 23 rakaat dalam waktu kurang dari 10 menit.

Setiap Ramadan, jemaah yang ingin merasakan pengalaman tarawih cepat biasanya memadati masjid ini. Meski berlangsung singkat, tata cara salat tetap dijaga sesuai ketentuan fikih.

4. Pondok Pesantren Al-Quraniyah, Indramayu

Di Jawa Barat, Pondok Pesantren Al-Quraniyah bahkan disebut-sebut sebagai salah satu yang tercepat. Tarawih 23 rakaat di sini bisa selesai hanya dalam 6 sampai 7 menit.

Baca Juga : Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-5 Ramadan: Pahalanya Seperti Salat di Tiga Masjid Suci

Pelaksanaannya tetap mengacu pada rukun salat yang wajib dipenuhi. Bacaan surat yang pendek serta tempo gerakan yang konsisten menjadi kunci singkatnya durasi.

Tetap Sah, Asal Penuhi Rukun dan Syarat

Meski terdengar ekstrem, para pengasuh pesantren menegaskan bahwa salat tetap sah selama rukun dan syaratnya terpenuhi. Bacaan memang dipilih yang ringkas, dan gerakan dilakukan tanpa memperpanjang jeda.

Tradisi ini umumnya berkembang di lingkungan pesantren yang sudah terbiasa dengan hafalan Al-Qur’an dan disiplin jamaah yang tinggi, sehingga tempo cepat tetap bisa diikuti dengan tertib.

Bagi sebagian orang, tarawih cepat menjadi solusi praktis. Namun bagi yang ingin lebih khusyuk dengan bacaan panjang, pilihan masjid dengan durasi normal tentu masih banyak tersedia.

Ramadan memang selalu menghadirkan warna tersendiri dalam ibadah. Dari yang panjang dan syahdu hingga yang singkat dan cepat, semuanya kembali pada niat dan kekhusyukan masing-masing dalam menjalankan ibadah.