Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-5 Ramadan: Pahalanya Seperti Salat di Tiga Masjid Suci
Reporter
Mutmainah J
Editor
Dede Nana
22 - Feb - 2026, 02:43
JATIMTIMES - Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Salah satu amalan yang paling dinanti setiap malam adalah salat tarawih. Ibadah sunnah ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi memiliki keutamaan luar biasa di setiap malamnya.
Dalam kitab Durratun Nasihin, disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat tarawih pada malam ke-5 Ramadan akan mendapatkan pahala yang sangat besar. Bahkan, pahala tersebut diibaratkan seperti pahala orang yang salat di tiga masjid suci.
Dalam riwayat tersebut disebutkan:
Baca Juga : Hari Kedua UKMPPG Berjalan Kondusif, UIN Maliki Malang Tegaskan Standar Guru Profesional
وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى مِثْلَ مَنْ صَلَّى فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَالْمَسْجِدِ الْمَدِيْنَةِ وَالْمَسْجِدِ الْاَقْصَى
Artinya:
“Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti pahala seseorang yang salat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.”
Keutamaan Tiga Masjid Suci dalam Islam
Tiga masjid yang disebutkan dalam keterangan tersebut memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam, yaitu:
Masjid al-Haram
Terletak di Kota Makkah, masjid ini menjadi pusat ibadah umat Islam di seluruh dunia. Di dalamnya terdapat Ka’bah yang menjadi kiblat salat kaum Muslimin. Salat di Masjid al-Haram memiliki pahala berlipat ganda dibandingkan salat di masjid lain.
Masjid Nabawi
Masjid yang dibangun oleh Rasulullah SAW ini berada di Kota Madinah. Selain menjadi tempat ibadah, di dalamnya juga terdapat makam Nabi Muhammad SAW. Salat di Masjid Nabawi memiliki keutamaan yang sangat besar sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadis.
Masjid Al-Aqsa
Masjid ini berada di Yerusalem dan menjadi masjid ketiga yang dimuliakan dalam Islam. Masjid Al-Aqsa memiliki nilai sejarah penting karena menjadi kiblat pertama umat Islam serta tempat peristiwa Isra Mi’raj.
Ketiga masjid ini tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga menyimpan keutamaan ibadah yang luar biasa. Maka, ketika pahala tarawih malam ke-5 diibaratkan seperti salat di tiga masjid tersebut, hal itu menunjukkan betapa besar karunia Allah SWT bagi hamba-Nya.
Baca Juga : Heboh Alumni LPDP Flexing Paspor Inggris, Bolehkah Lulusan Tinggal di Luar Negeri? Ini Aturannya
Keutamaan ini menjadi motivasi bagi umat Islam untuk tidak melewatkan malam-malam Ramadan begitu saja. Meski tidak semua orang mampu mengunjungi tiga masjid suci tersebut secara fisik, Allah SWT memberikan peluang pahala yang sangat besar melalui ibadah yang bisa dilakukan di mana saja, termasuk di masjid sekitar rumah atau bahkan di rumah sendiri.
Awal Ramadan adalah fase penting untuk membangun kebiasaan baik. Jika di lima malam pertama seseorang sudah disiplin menjalankan tarawih, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa, maka kebiasaan itu akan lebih mudah dipertahankan hingga akhir bulan.
Selain tarawih, ada beberapa amalan yang bisa menyempurnakan ibadah malam, antara lain:
• Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an
• Memperbanyak istighfar dan dzikir
• Melaksanakan salat witir dengan khusyuk
• Berdoa memohon ampunan dan keberkahan hidup
Ramadan adalah madrasah ruhani. Setiap malamnya adalah kesempatan memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah SWT.
Pada akhirnya, keutamaan salat tarawih malam ke-5 menjadi pengingat bahwa Allah SWT membuka pintu pahala seluas-luasnya bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh menghidupkan malam Ramadan. Jangan sampai kesempatan berharga ini terlewatkan, karena belum tentu kita bertemu Ramadan berikutnya.
